AMTAB Pinta Pemkab Atasi Penaggulangan Pasca Bencana Banjir di Wilayah Kabupaten Mempawah

POSTKOTAPONTIANAK.COM

MEMPAWAH KALBAR :  Langkah tanggap dalam mengatasi pasca bencana banjir, Senin (14/09/2020) pukul 14.00 wib, pemerintah Kabupaten Mempawah bersama Aliansi Masyarakat Terdampak Banjir (AMTAB) menggelar audiensi.

Dalam acara audiensi tersebut dari oihak Pemkab Mempawah dihadiri oleh Wakil Bupati Mempawah, H Muhammad Pagi beserta OPD Pemkab Mempawah dan pihak AMTAB dihadiri oleh Tirmizi, Kades Pasir, Kades Antibar, Kades Sejegi, Sekdes Penibung, Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama, Mahasiswa, dengan rumuskan langkah 3 yang startegis untuk mengatasi pasca bencana banjir.

DIJUAL RUMAH : LOKASI SUNGAI RAYA DALAM KOTA MADYA PONTIANAK

Sampaikan koordinator AMTAB Tirmizi disampaikan, Kita usulkan tiga langkah untuk mengatasi banjir di Kecamatan Mempawah Hilir dan Mempawah Timur. Alhamdulillah, Pemerintah Kabupaten Mempawah merespon baik usulan ini.

“Dengan melakukan normalisasi saluran pembuangan air dilingkungan masyarakat Desa dan sekitarnya dapat mengurangi dari debit air melalui saluran parit tersumbat hingga proses pembuangan air tidak lancar,”ucapnya.

“kegiatan normalisasi di Desa dan daerah pendukung lainnya agar air keluar dengan cepat dan lancar, maka dari itu perlu dukungan segala pihak, sehingga banjir bisa diminimalisir semaksimal mungkin,” jelasnya.

Lanjutnya disampaikan yang lain juga dengan meminta semua pihak agar dilakukan penghijauan kembali kawasan hutan yang rusak dan gundul akibat praktik illegal loging maupun dampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla), dengan melakukan reboisasi hutan sangat penting dan strategis, karena ini dikatakan bahwa kerusakan hutan semakin parah sehingga daya resap air berkurang, hal ini merupakan salah satu penyebab banjir dengan cepat merendam pemukiman masyarakat.

“Kami juga sampaikan kepada Pemerintah Kabupaten Mempawah untuk melakukan kanalisasi dengan cara memotong jalan protol di sekitaran Desa Pasir. Supaya, banjir kiriman dari wilayah perhuluan dengan cepat disalurkan ke laut, permasalahan status jalan provinsi, kita akan mendorong agar Pemerintah Kabupaten Mempawah berkoordinasi dengan Pemprov Kalbar. Mengingat, pembuatan kanalisasi ini bersifat mendesak untuk kepentingan masyarakat yang terdampak banjir di Mempawah,” jelasnya.

BACA JUGA

Salurkan Bantuan Dor To Dor Kepada Masyarakat Korban Banjir

Optimalkan Pembinaan Pangkalan Koramil 1201-12 Air Besar, Lakukan Renovasi Ruang Kerja Makoramil

Babinsa Pak Laheng Harap Dengan Ritual Adat Menjadikan Pelestarian Budaya Yang Harus Dilestarikan

Terapkan Protap Kesehatan Covid-19, Kodim 1201/MPH Gelar Latihan Gladi Posko

Dansektor 21 Citarum Harum, Wujudkan Mimpi Warga Nanjungmekar

“Dalam audiensi tadi, kami juga meminta Wabup dan tim akan turun ke lapangan untuk mengecek titik jalan yang akan dipotong untuk pembuatan kanalisasi. Dia berharap, berbagai usulan tersebut dapat diaplikasikan menjadi solusi tepat mengatasi persoalan banjir di Desa Pasir dan sekitarnya,” ucapnya.

“Dengan kegiatan ini, kami perlihatkan keseriusan AMTAB dalam upaya menghadirkan solusi atas permasalahan banjir di masyarakat. Dan AMTAB akan selalu mengawasi dan mengawal hingga solusi banjir benar-benar direalisasikan dilapangan,” ucapnya. (Ids)


Write a Reply or Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *