Alasan Beli Rokok, Emas dan Uang Disikat Ludes, Akhirnya Terpuruk Dijeruji Besi

POSTKOTAPONTIANAK.COM

JONGKAT MEMPAWAH  :  Berbagai modus dilancarkan untuk memuaskan niat sesat dengan berdalih membeli rokok disalah satu warung kelontong berlokasi di Desa Wajok Hilir Kecamatan Jongkat.

 DIJUAL RUMAH : LOKASI SUNGAI RAYA DALAM KOTA MADYA PONTIANAK

Satuan Reskrim Polsek Siantan berhasil meringkus TSK berinisial Zul warga Gang Parwasal, Pontianak Utara, Minggu (30/08/2020) sekitar pukul 00.30 WIB dikediamannya. Zul merupakan pelaku pencurian dengan kekerasan berlokasi di warung kelontong Desa Wajok Hilir, Kecamatan Jongkat.

Kapolres Mempawah, AKBP Tulus Sinaga, melalui Kapolsek Siantan, Iptu Rahmad Kartono menjelaskan, pencurian dengan kekerasan yang dilakukan Zul terjadi pada Sabtu (29/02/2020) sekitar pukul 15.00 WIB. Ketika itu, Zul beraksi di toko kelontong milik Ayu Aprilia di Jalan Raya Wajok Hilir Km. 13 RT. 002/RW.003 Kecamatan Jongkat.

Dalam aksinya, ungkap Kapolsek, Zul berpura-pura membeli rokok. Begitu korban pemilik toko membuka laci meja untuk mencari uang kembalian Zul pun beraksi. Pelaku menodongkan sebilah pisau lalu merampas kalung emas dan uang dilaci dengan total senilai Rp 4,5 juta.

Berhasil mendapatkan emas dan uang tunai, Zul pun kabur menggunakan sepeda motor. Lantaran terburu-buru saat melarikan diri, Zul meninggalkan pisau yang dipegangnya di depan toko kelontong.

“Setelah kejadian itu, korban melapor ke Polsek Siantan. Berdasarkan ciri-ciri dan nomor plat motor, petugas kami menemukan identitas Zul yang merupakan warga Gang Parwasal, Pontianak Utara,” terang Kapolsek.

BACA JUGA : Polisi Tua, Inspirasi Aktif Pencegahan Covid 19

 Wakili Mempawah, Desa SBBL Ikut Lomba Desa Mandiri Sehat Bebas Karthutla

 Kapolsek Pontianak Timur perintahkan Anggota Bhabinkamtibmas Himbau Warganya jaga kebersihan

 Banner dan Baliho Ajakan Pemakaian Masker menghias Persimpangan Pontianak Timur

 Prajurit Lantamal XII Donor Darah Dalam Rangka HUT ke-75 Kemerdekaan RI Tahun 2020

Namun, Kapolsek mengatakan, tak gampang meringkus Zul. Sebab, Zul terbilang sulit terdeteksi keberadaannya. Setelah hampir 6 bulan buron, polisi mengendus keberadaan Zul pada Sabtu (29/08/2020) sore. Petugas tak mau terburu-buru dan menunggu waktu yang tepat untuk meringkusnya.

“Tim Reskrim Polsek Siantan di-back up Tim Reskrim Polsek Pontianak Utara bergerak membekuk Zul. Saat dikepung petugas, Zul tak memberikan perlawanan. Sehingga, Zul langsung kita bawa ke Mapolsek Siantan untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya,” tegas Kapolsek.

“Selain mengamankan pelaku Zul, kami juga mendapatkan barang bukti berupa pisau sepanjang 30 cm dan sepeda motor Yamaha Mio J KB 4144 JK berwarna hitam, yang ternyata telah diubah warnanya untuk menyamarkan kejahatan yang dilakukan Zul,” tukas Kapolsek./GN/ARI.

Wakapolri Berharap Seluruh Instansi Pemkot Depok Zero COVID-19


Write a Reply or Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *