Aksi Damai FAKM : Ketidak Hadiran 28 Anggota DPRD Mempawah Dipertanyakan

POSTKOTAPONTIANAK.COM

(MEMPAWAH ) – Koordinator Farum Aliansi Kontraktor Mempawah Azwandi mempertanyakan ketidak hadiran 28 anggota DPRD Kabupaten Mempawah saat forumnya tersebut melakukan aksi demo di Gedung DPRD Kabupaten Mempawah pada Kamis (6/4/2017 lalu.

“Kenapa 28 orang anggota DPRD Kabupaten Mempawah tidak hadir dalam aksi demo kami, secara bersamaan. Apakah mereka sengaja menghindar atau memang karena ada tugas lain,” tegas dia mempertanyakan.

Dirinya menilai, terdapat kejanggalan dalam ketidak hadiran anggota DPRD tersebut secara bersamaan. Dan hal inilah yang menjadi alasan kuat bagi pihaknya saat melakukan Audensi digedung DPRD Mempawah.

“Ada 30 orang anggota DPRD Mempawah, tapi yang datang untuk melakukan audensi bersama Forum Aliansi Kontraktor Mempawah hanya dua anggota, Ketua DPRD Dr.H. Rahmad Satria dan H.Rusli Abdullah, sementara dimana yang lainnya, kenapa bisa hilang dengan alasan dengan hari yang sama, yaitu tugas luar,” ucap dia

Mereka yang tergolong dalam anggota DPRD Mempawah adalah tempat masyarakat untuk menyampaikan aspirasi dan keluh kesahnya, saat mendapatkan pelayanan dari pemerintah daerah yang tidak memuaskan.

“Dan secara notabennya, mereka ini adalah wakil rakyat, dimana mereka dapat mengeluarkan dan menyampaikan aspirasi masayarakat, khususnya masyarakat yang ada di Kabupaten Mempawah,” pungkas dia.

(Viky)

Foto : Koordinator Farum Aliansi Kontraktor Mempawah Azwandi ( Pakai kopiah hitam )/Viky/ Postkotapontianak.com


Write a Reply or Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *