Akan Patuhi Hasil Survei Partai

Siti Nurjanah Mewakili Kaum Perempuan

Siti Nurjanah./ist
Siti Nurjanah./ist

POSTKOTAPONTIANAK.COM ! DEPOK-Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kota Depok, Hendrik Tangke Allo, membenarkan, bahwa popularitas bakal calon (balon) Wakil Walikota Depok dari Partai Demokrat (PD) Siti Nurjanah ternyata tidak hanya dilirik Koalisi Depok Bersatu (KDB). Melainkan juga dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI Perjuangan). Buktinya, nama wanita berjilbab itu masuk dalam survei yang dilakukan Tim Penjaringan PDI Perjuangan Kota Depok. Bahkan, namanya disebut-sebut layak menggantikan posisi Rieke Diah Pitaloka yang urung maju di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kota Depok.

“Benar nama Siti Nurjanah masuk ke dalam survei yang dilakukan PDI Perjuangan. Namun, yang perlu diketahui bahwa kita melakukan survei kepada seluruh kandidat dan kompetitor. Hasilnya, akan di serahkan kepada DPP PDI Perjuangan,” ujarnya kepada wartawan, Selasa (7/7/2015), di kantornya.

Dia menjelaskan, bahwa keberadaan nama Siti Nurjanah dalam survei yang dilakukan PDI Perjuangan bukan untuk mengganti kader perempuan terbaik DPP PDI Perjuangan, Rieke Diah Pitaloka yang saat ini gencar diisukan akan menjadi calon Walikota Tanggerang Selatan (Tangsel).

“Melainkan sebagai bahan perbandingan dengan tokoh lainnya dalam menentukan figur yang diinginkan oleh masyarakat Depok.,” jelas Hendrik.

Sementara itu, anggta Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Depok, Siti Nurjanah menerangkan, bahwa kehadirannya dalam bursa pencalonan bakal calon untuk mewakili kaum perempuan yang ada di Kota Depok. Dimana kaum perempuan (selain Rieke Diah Pitaloka) Depok belum berani untuk terjun langsung menjadi bakal calon walikota.

“Maka dari itu kehadiran saya dalam bursa pencalonan sebagai walikota, untuk mewakili keterwakilan perempuan dalam partai. Dimana saat ini tokoh perempuan Depok yang punya partai belum ada yang berani untuk tampil sebagai calon walikota di daerah sendiri,” terangnya.

Siti menegaskan, bahwa dirinya akan menghormati hasil dari survei yang dilakukan oleh partainya maupun dalam Koalisi Depok Bersatu (KDB)

“Artinya dari hasil survei tersebut menjadi tolak ukur untuk menentukan maju tidak sebagai calon walikota untuk mewakili partai,” tandasnya./Faldi/Sudrajat/


Write a Reply or Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *