Aiptu Misro Bhabinkamtibmas Kelurahan Kecapi Seltim Polres CIKO Sosialisasikan Maklumat KAPOLRI

 

CIREBON -POSTKOTAPONTIANAK.COM

Jajaran Kepolisian Sektor Selatan Timur Polres Cirebon Kota melakukan sosialisasi tentang Maklumat Kapolri Jenderal Polisi Drs. Idham Azis, M.Si tentang Kepatuhan terhadap kebijakan pemerintah dalam penanganan penyebaran Virus Corona (Covid-19) dibeberapa titik di wilayah hukum Polsek Seltim tepatnya di Terminal Bus Rw 03 Kp. Dukuh Semar Kel. Kecapi yang di laksanakan oleh Aiptu Misro Bhabinkamtibmas Kelurahan Kecapi Polsek Seltim Polres Cirebon Kota dengan ukuran besar, Kamis (26/03/2020).

Maklumat Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia dengan nomor : Mak /2/III/2020, tanggal 19 Maret 2020 berisi tindakan yang harus dilakukan oleh Polri dalam menangani penyebaran virus Corona secara baik, cepat dan tepat agar penyebarannya tidak meluas dan berkembang menjadi gangguan terhadap keamanan dan ketertiban masyarakat.

Disela sela kegiatan Vicom Mabes Polri, Kapolres Cirebon Kota AKBP Syamsul Huda, S.Ik, SH, M.Si melalui Kasubag Humas Polres CIKO Iptu Ngatidja, SH,MH mengatakan bahwa ” Maklumat tidak hanya diperbanyak dan disebar begitu saja, akan tetapi melalui para Bhabinkamtibmas dengan menggandeng personil TNI terutama Babinsa untuk mensosialisasikan dan memberi penjelasan akan tujuan Maklumat Kapolri. Ini adalah untuk pencegahan penyebaran Virus Corona di Indonesia yang semakin hari semakin cepat,” ujar lulusan terbaik Akpol 2001 ini.

Melalui Maklumat Kapolri tersebut, Kapolsek Seltim juga berharap masyarakat dapat mengerti dan mengikuti anjuran, imbauan dari Pemerintah dan juga mengingatkan agar tidak ada yang menimbun bahan kebutuhan pokok sembako maupun bahan kesehatan sehingga menyebabkan gangguan kamtibmas.” kata Kompol Drs. Didi Suwardi.

Kompol Drs. Didi Suwardi juga meminta masyarakat untuk mematuhi aturan yang tertera dalam Maklumat Kapolri yaitu, tidak mengadakan kegiatan sosial masyarakat yang menyebabkan berkumpulnya massa dalam jumlah banyak. Diantaranya, konser musik, reuni, seminar, pawai dan karnaval, serta kegiatan lainnya yang menjadikan berkumpulnya massa.

“ Jika ditemukan perbuatan yang bertentangan dengan maklumat tersebut, maka setiap anggota Polri wajib melakukan tindakan yang diperlukan sesuai ketentuan yang berlaku,” pungkas Kompol Drs. Didi Suwardi.(Aura)


Write a Reply or Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *