70 PPNS Telah Dilantik Sejak 2015 Hingga 2017

Postkotapontianak.com

Kakanwil Hukum dan Hak Asasi Manusia KalBar, Rohadi Iman Santoso SH MH mengatakan bahwa ada 70 Penyidik Pegawai Negeri Sipil yang sudah dilantik sejak 2015 hingga 2017. Data per 1 Maret 2017. Berdasarkan data tahun 2015 ada 41 PPNS yang dilantik, tahun 2016 ada 19 dan 2017 ada 10 PPNS yang dilantik.

Dari 36 kasus yang ditangani PPNS dibidang keimigrasian telah dodeportasi sebanyak 40 WNA. Yang khusus ditangani pihak imigrasi. Apalagi saat ini sedang gencar gencarnya soal TKA yang bermasalah. Mereka melakukan kegiatan Illegal migran masuk kewilayah Kalbar tanpa melalui Tempat Pemeriksaan Imigrasi yang syah, over stay dan lain lain.

Rohadi juga menjelaskan bahwa saat ini pihaknya ketitipan 150 orang pencari suaka yang ditempatkan di Rumah Redetensi Imigrasi ( Rumdenim). Mereka umumnya pencari suaka politik yang ingin ke Australi dan melintas diwilayah Indonesia.

Setidaknya ada 13.000 para pencari suaka politik yang ingin ke Australi ini dan ditampung sementara di 13 Rumdenim se Indonesia. Sementara untuk DPO yang melintas wilayah kita terpaksa ditangkap. ” Kalbar kebagian 150 orang.” kata Rohadi lugas.

Masalah pengeluaran paspor pun nanti akan diperketat. Khususnya untuk orang orang yang dicurigai. Ada persyaratan persyaratan khusus yang akan kita perketat atau minta.

Jangan sampai kecolongan misalnya dengan kasus seperti ada warga yang ingin ke Malaysia untuk berwisata tapi sebenarnya akan menjadi TKI. Paspor akan ditarik kembali. Karena kita tidak ingin mereka bermasalah disana. Kita tegas, Jangan main main masalah TKI. “Mereka tidak boleh berangkat.” kata Rohadi.

Rohadi pun mengakui bahwa masih ada kendala yang dihadapi dilapangan. Terutama yang melalui jalur tikus. Mereka tidak tercatat bila melalui jalur jalur yang tidak resmi. Karena pihaknya hanya ada di Tempat Pemeriksaan Imigrasi. (try)  // foto : Rohadi Iman Santoso SH MH./try //


Write a Reply or Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *