6 bulan di Cari Polisi, Pelaku Perampokan Berhasil Diamankan

( Ket foto dok : Humas Polsek Siantan. )

MEMPAWAH– Sekian lama melakukan pencarian akhirnya Tim Reskrim Polsek Siantan, Polres Mempawah, berhasil membekuk seorang pelaku pencurian dengan kekerasan di sebuah toko kelontong di Desa Wajok Hilir, Kecamatan Jongkat, dinihari tadi, Minggu (30/8/2020) pukul 00.30 WIB.

BACA JUGA :

Sambut 10 Muharram 1442 H, FPI Mempawah Santuni Puluhan Anak Yatim

Tingkat Komunikasi Sosial, Dandim 1201/MPH Hadiri Milad III POM DPD Mempawah

Legeslator PKB Mempawah Subadio, Dukung Kepmentan Kratom Jadi Komoditas Binaan

Satgas Yonif 133 Bagikan Buku dan Alat Tulis ke Pelajar di Tapal Batas

Babinsa Tanah Hitam Lakukan Pendampingan Panen Padi
Kapolres Mempawah, AKBP Tulus Sinaga, melalui Kapolsek Siantan, Iptu Rahmad Kartono, mengatakan, peristiwa pencurian dengan kekerasan itu terjadi terhadap Ayu Aprilia, pemilik toko kelontong di Jalan Raya Wajok Hilir Km. 13 RT. 002/RW.003 Kecamatan Jongkat.

“Kejadiannya telah cukup lama, yakni pada Sabtu (29/2/2020) sekitar pukul 15.00 WIB. Modusnya, pelaku Zul ini berpura-pura membeli rokok. Begitu korban Ayu membuka laci meja untuk mencari uang kembalian, saat itu lah kalung emas dan uang dilaci dirampas pelaku sehingga korban dirugikan Rp 4,5 juta,” ungkap Rahmad Kartono.

DIJUAL RUMAH : LOKASI SUNGAI RAYA DALAM KOTA MADYA PONTIANAK

PONDOK GRAVITASI MENGUCAPKAN DIRGAHAYU REPUBLIK INDONESIA KE-75 TAHUN 2020

Yang membuat Ayu tak berdaya adalah, saat beraksi dan untuk menakut-nakuti korban, pelaku Zul membawa sebilah pisau. Namun karena buru-buru saat berupaya kabur dari TKP, pisau yang dipegangnya terjatuh di depan toko. Lalu dengan sepeda motor, Zul sukses meninggalkan korban yang ketakutan.

“Setelah kejadian, korban Ayu Aprilia melapor ke Polsek Siantan. Berdasarkan ciri-ciri dan nomor plat motor, petugas kami menemukan satu nama pelaku, yang diduga kuat adalah Zul, warga Gang Parwasal ini,” jelas Kapolsek.

Namun untuk mengungkap keberadaannya, Zul tergolong licin. Cukup lama Polisi mencari keberadaannya. Baru pada Sabtu sore, keberadaanya terdeteksi petugas.

“Karenanya, Tim Reskrim Polsek Siantan yang di-back up Tim Reskrim Polsek Pontianak Utara bergerak membekuk Zul. Saat dikepung petugas, Zul tak memberikan perlawanan. Ia langsung digiring ke Mapolsek Siantan untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya,” tegas Rahmad Kartono.

Selain pelaku Zul, polisi juga mengamankan barang bukti pisau stainless steel panjang 30 cm dan sepeda motor Yamaha Mio J KB 4144 JK berwarna hitam, yang ternyata telah diubah warna oleh Zul untuk menyamarkan tindak kejahatannya./*

Relis.


Write a Reply or Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *