22 Adegan Ditampilkan, Jerat Alm Sebagai Pelaku Tunggal Pembunuhan Sadis Ibu dan Anak

POSTKOTAPONTIANAK.COM

BACA JUGA

Keluarga Korban Pinta Polisi Agar Alm Mendapatkan Hukuman Berat Paling Pantas Didapatkannya

Satreskrim Polresta Pontianak Berhasil Tangkap Pelaku Pembunuhan Sadis Ibu dan Anak

Satgas TMMD 109 Sintang Jaga Kebugaran Dengan Berolahraga

15 Perwira Sekolah Tinggi Teknologi Angkatan Laut (STTAL) Resmi Naik Pangkat

Peringati HUT TNI AL Ke-75/2020, Ka.LPPM STTAL Beserta Rombongan Anjangsana Warakawuri STTAL

Tim Inafis Labfor Polresta Pontianak melakukan Pra Rekonstruksi pembunuhan Sumi (40) dan Gabby (19), Sabtu (03/10/2020) sekira pukul 09.00 wib pagi, sudah memulai rekonstruksi pembunuhan ibu dan anak di jalan Tanjung Harapan Tanjungraya 2 Kelurahan Banjar Serasan Kecamatan Pontianak Timur.

Dengan dijaga pengawalan ekstra ketat oleh personel Polresta Kota Pontianak, dibantu dengan Sat.Brimob Polda Kalbar, menjaga agar kegiatan rekonstruksi yang dilakukan berjalan dengan aman dan lancar.

Dari hasil pantauan di Tempat Kejadian Perkara, Tim Inafis Labfor Polresta Pontianak mendapatkan 22 Adegan dalam Pra Rekonstruksi tersebut, yaitu diawali dari kedatangan pelaku ke rumah korban, hingga pelaku masuk ke rumah, menghabisi kedua korban, dan pelaku pulang dirumahnya daerah Rasau Kabupaten Kubu Raya.

Dapat dibuktikan dengan hasil Pra Rekonstruksi dengan yang didapat sebanyak 22 adegan itu, jelas dan nyata terbukti bersalah sudah melaukan pembunuhan atas Sumi (40) dan Gabby (19).

Warga sudah memadati lokasi rekonstruksi, menanti kedatangan Eksekutor Sadis yang tega menghabisi nyawa istri dan anaknya yang tak berdosa tanpa dalih dan alasan yang tepat sehingga dengan ringan tangan mengambil besi shaff mesin speed 40PK, langsung membabi buta memukuli kedua korban sehingga ambruk tak bernyawa.

Tak ayal dari awal rekonstruksi hingga akhir, cacian dan makian terlontar dari mulut warga karena perbuatan pelaku yang dengan sengaja dan tega menghabisi kedua korban, tak luput jua dorongan dan desakkan oleh warga akan mendekati pelaku seakan-akan menghakimi si Pelaku.

Rekonstruksi tidak berlangsung lama, karena kerumunan warga yang tak terbendung, demi menjaga keamanan dan keselamatan semuanya, pihak Polresta Kota Pontianak, usai melalukan Pra Rekonstruksi langsung melarikan pelaku kembali ke Polresta Kota Pontianak.(Guns).


Write a Reply or Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *