1800 Personil Amankan Tahun Baru Imlek 2568

Kombespol Iwan Imam Susilo, Sik, MH./ foto dok PKP/
Kombespol Iwan Imam Susilo, Sik, MH./ foto dok PKP/

POSTKOTAPONTIANAK.COM ! PONTIANAK –Kapolresta Pontianak, Kombespol Iwan Imam Susilo, Sik, MH menegaskan bahwa situasi Kamtibmas di wilayah kerjanya aman dan kondusif. Ia menjelaskan pada media yang menemuinya dihari Jumat 27 Januari 2017, bahwa pada pengamanan Tahun Baru Imlek 2568 Tahun 3017 dan Cap Go Meh ini melibatkan 1800 personil.

Kapolres yang merupakan alumni Akpol Tahun 1993 ini menjelaskan bahwa UU Nomor 2 Tahun 2002 Tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia, dan dalam rangka menyambut Tahun baru Imlek 2568 Tahun 2017 dan cap go meh diperlukan situasi Kamtibmas yang aman dan kondusif.

Untuk itu ia menghimbau kepada seluruh masyarakat kota Pontianak untuk tetap menjaga stabilitas keamanan diwilayahnya masing masing dan tetap meningkatkan sistem keamanan dilingkungan nya(siskamling).

Dalam melaksanakan silaturahmi dan keagamaan, pastikan meninggal kan rumah dalam keadaan terkunci dan aman dari bahaya pencurian,kebakaran maupun gangguan Kamtibmas lainnya.

Apabila akan bepergian jauh atau keluar kota pastikan meninggal kan rumah dalam keadaan aman dan upayakan menitipkan pengawasan rumah kepada tetangga atau petugas pos satpam agar rumah tetap dalam pengawasan.

Apabila akan menggunakan kendaraan bermotor pastikan surat menyurat dalam keadaan lengkap, kondisi kendaraan dalam keadaan baik dan tetap menjaga kesehatan dan stamina tubuh dan bagi pengendara sepeda motor agar menggunakan helm standar SNI. Usahakan sepeda motor menggunakan kunci ganda untuk menghindari upaya pencurian dan parkirlah ditempat yang mudah diawasi.

Jangan memaksakan mengendarai kendaraan bermotor dalam keadaan sakit atau mengantuk, pastikan lampu utama motor anda dalam keadaaan menyala pada siang hari dan malam hari.

Dilarang kebut kebutan dalam mengendarai kendaraan bermotor demi keselamatan dan kenyamanan bagi pengguna jalan lainnya.

Jangan menggunakan perhiasan yang berlebihan ditempat ramai karena akan mengundang terjadinya tindak pidana penjambretan. Jangan membunyikan petasan atau sejenisnya hingga mengganggu keamanan dan ketertiban di masyarakat.

Berhati hati dalam memilih makanan dan masa kadaluarsanya. “Apabila melihat, mengetahui atau menjadi korban kejahatan lapor kan segera kepada aparat kepolisian terdekat untuk mempercepat penanganan kasus,”pungkas Iwan Imam (Tri)/PKP)


Write a Reply or Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *