12 Unit Motor dan 22 Orang di duga Pelaku Balapan Liar di Amankan Petugas

KUKAR ! PKP : Tidak ada kompromi terhadap balapan liar di wilayah Hukum Polres Kutai Kartanegara (Kukar), terutama dalam pandemi covid-19. Untuk itu, Kapolres Kutai Kartanegara AKBP Andrias Susanto Nugroho mengatensi terhadap kegiatan balapan liar yang meresahkan ini, terlebih saat ini dibulan suci Ramadhan 1441 H/2020 M.

Menyikapi hal tersebut, Polsek Jajaran menindaklanjutinya dengan lebih giat melakukan kegiatan patroli dilokasi yang dianggap rawan terjadinya balapan liar.

Seperti yang dilakukan oleh Polsek Anggana yang berhasil mengamankan 12 unit motor dan 22 orang yang diduga pelaku balapan liar yang di dominasi oleh para pelajar.

Kapolsek Anggana Iptu Amiruddin membenarkan hal ini, dirinya mengatakan bahwa Polsek Anggana pada jum’at (8/5/2020), sekitar pukul 02.30, bertempat di Jalan poros Anggana-Samarinda desa Sungai Meriam, Kecamatan Anggana, telah menggagalkan rencana aksi balapan liar yang ingin dilakukan di lokasi tersebut.

Awalnya, Polsek Anggana mendapati informasi bahwa di lokasi tersebut yaitu di Jalan Jalan poros Anggana-Samarinda desa Sungai Meriam kecamatan Anggana kerap dilakukan aksi balapan liar.

Bergegas, Polsek Anggana di bantu dengan relawan satgas Covid-19 mendatangi lokasi. Ketika petugas sampai dilokasi, para pelaku rencana aksi balapan liar serta yang ingin menonton aksi ini tidak berkutik setelah personel Polsek Anggana melakukan pengepungan.

Hingga akhirnya terjaring 22 orang, dengan barang bukti motor yang ingin digunakan untuk balapan sebanyak 12 buah.

“Dari hasil Interogasi terhadap pelaku balap liar diperoleh keterangan bahwa kegiatan balap liar dilakukan disertai judi dengan jumlah taruha sebesar Rp100 ribu,” jelas Iptu Amiruddin.

Kapolsek Anggana juga menjelaskan bahwa, penindakan ini dilakukan bertujuan memberikan efek jera kepada para pemuda yang ingin ataupun sedang melakukan aksi balapan liar di wilayah hukum Polsek Anggana.

Dimana masyarakat sangat resah dengan keberadaan balap liar ini, terlebih saat ini pandemi covid-19 sudah sangat mengahwatirkan di seluruh Indonesia.

Pada kesempatan itu, Kapolsek Anggana menghimbau kepada masyarakat terlebih kepada para orang tua untuk mengawasi anaknya, yang juga ini merupakan upaya untuk mencegah penyebaran covid-19 di Kabupaten Kutai Kartanegara. (mam)


Write a Reply or Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *