Waspadai Peredaran Uang Palsu

Tersangka Upal, yang dijaga petugas, bersama barang bukti./dan
Tersangka Upal, yang dijaga petugas, bersama barang bukti./dan

NGABANG ! POSTKOTAPONTIANAK.COM – Kapolres Landak, AKBP Wawan Kristyanto, melalui Kasat Reskrim, AKP Sutrisno, SIK, Rabu, (7/9), menghimbau seluruh masyarakat Kabupaten Landak untuk mewaspadai peredaran uang palsu (Upal). Uang hendaknya terlebih dahulu diraba, diterawang tentang keasliannya. Hal itu dimana pada hari Minggu (4/9), Polres Landak telah menangkap seoarang pengedar uang palsu yang berinisial (SY), umur 33 tahun warga lampung, yang tertangkap di km 6 Desa Amboyo Inti Kecamatan Ngabang.  

Menurut Sutrisno,  warga Lampung ini  bekerja di Pontianak sebagai Konsultan lepas. Akibat keisenggannya itu, ia harus mendekam di tahanan Mapolres Landak.  Pasalnya, ia mengedarkan Uang Palsu (Upal) senilai Rp.  470.000,-

Kini Barang Bukti (BB) Upal pecahan Rp. 50.000, Rp. 20.00,- rokok, oli motor, mesin printer, sepatu bot, dan bb lainnya diamankan  di Mapolres Landak. Selain itu juga disita uang asli pengembalian dari Upal Rp. 85.000.-

Tertangkapnya SY, berkat laporan dari  masyarakat atas penemuan Upal yang dibelanjakan tersangka menganti oli motor di Kota Ngabang. Tersangka  tinggal di Ngabang sekitar empat bulan lamanya.  “Tersangka kita tangkap pada hari Minggu (4/9),” ujarnya.

Modus yang dilakukan tersangka, dengan membelanjakan uang cetakan yang ia buat dari mesin printer. “Dari olah TKP tersangka  sudah membelanjakan Upal di lima tempat. Diantaranya belanja snek, rokok, dan ganti oli di bengkel,” katanya seraya mengatakan tersangka dijerat KUHP 245 dan UU No 7 Tahun 2011, tentang pencetakan uang. SY diancam maksimal 15 tahun penjara. (dan)

Write a Reply or Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *