Warga Keluhkan Raskin Berdebu

POSTKOTAPONTIANAK.COM

( PONTIANAK ) – Warga Pontianak Timur mengeluhkan kondisi beras Raskin yang dibagikan kepada masyarakat oleh Bulog. Sepertinya beras tersebut sudah tidak layak lagi disalurkan kepada masyarakat.

Pasalnya, beras miskin yang dibagikan oleh pihak Bulog, diduga selain berkutu, juga banyak berdebu. Selain itu beras tersebut juga sepertinya sudah lama di simpan di gudang sebab ketika kemasan karung dibuka banyak kutu berkeluaran.

Salah satu warga yang enggan  menyebutkan namanya, mengatakan beras pembagian Raskin/Bulog Ketika saya buka, cukup banyak debu dan ada banyak kutu yang berkeliaran dari dalam karung beras tersebut,” ungkapan salah satu warga yang tidak mau namanya di korbankan, ketika dikonfirmasi, Selasa (5/12/2017).

Menurutnya hampir semua beras Raskin yang dibagikan di wilayah kelurahan Saigon Pontianak  Timur disenyalir kondisinya tidak baik.  Namun meski demikian masyarakat tetap mengambil jatah beras dan menebus sesuai dengan ketentuan dengan alasan masyarakat tidak mengetahui bagaimana prosedur untuk mengembalikannya.

Berbekal informasi dari warga yang telah menerima beras Bulog yang di bagikan melalui kantor kelurahan Saigon, media ini langsung menuju kantor kelurahan Saigon.

Setelah sampai di sana ternyata emang benar adanya bahwa beras Bulog yang menumpuk di kantor lurahan Saigon untuk di bagikan ke masyarakat.

Terlihat jelas bahwa di dalam karung beras tersebut berdebu dan kelihatan kutu-kutunya. Saat di tanya kapan datangnya beras Bulog tersebut salah satu Staf Kelurahan mengatakan, baru saja datang berasnya emang sudah begini jelasnya.

Dari hasil pantauan dilapangan, ada beberapa  warga yang ingin mengembalikan beras tersebut di kantor Kelurahan Saigon.

Hingga berita ini di turunkan belum ada pihak terkait yang bisa di konfirmasi.

Dengan adanya berita ini di harapkan kepada pihak Bulog untuk segera memberikan tanggapan terkait beras yang di salurkan kepada masyarakat./(hen/redPKP).

Write a Reply or Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *