Warga Keluhkan Kelangkaan Gas Elpiji 3 Kg

( LPG 3 Kg Bersubsidi./ R. Asmun )

KETAPANG –  Kelangkaan gas elpiji  3ckg di kabupaten Ketapang membuat para ibu rumah tangga mengeluh. . Salah satu ibu rumah tangga yang beralamat di Sukaharja Kecamatan Delta Pawan  Ketapang mengatakan, bahwa untuk saat ini sangat sulit untuk mendapatkan gas elpiji 3 Kg, kalau pun ada harganya begitu mahal.

Menurut salah satu warga yang tidak bersedia namanya dipublikasikan menduga, epiji 3 Kg subsidi yang dijual kepada warga miskin sudah benar. Ada dugaan dilapangan bahwa gas elpiji tersebut oleh penampung atau pangkalan yang nakal menjual jatah masyarakat miskin ke tempat lain. ” Artinya, bukan tempat sekitar pangkalan ( Penampungan setempat ). Pasalnya, jika ditempat lain atau pedalaman harganya cukup tinggi.
Terindikasi berapa jumlah pangkalan dan penampungan gas elpiji 3 Kg yang bersubsidi itu belum pernah dilakukan pendataan ulang, untuk masyarakat miskin sampai detik ini sehingga mempermudah bagi pengusaha elpiji untuk melakukan kecurangan dalam berbisnis gas elpiji 3 kg yang bersubsidi.
Samiyah (33) Salah seorang ibu rumah  tangga di Kelurahan Sukaharja desa Dalong tersebut mengeluh dengan  kelangkaan elpiji 3 kg bersubsidi. Katanya, pernah membli gas subsidi  3 kg ke pengecer se harga Rp, 30000 ( Tiga puluh ribu rupiah ). Dia berharap dengan kelangkaan gas elpiji agar mendapat perhatian serius pada Instansi terkait. Tindak tegas kepada para pemilik Pengkalan dan pengecer gas subsidi 3 kg, jika ada dugaan permainan dalam penyaluran gas subsidi tersebut, harapnya./ R Asmun/ M.Yusuf.

Write a Reply or Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *