Warga Heboh Ditemukan Tiga Mayat Membusuk

JEMBER- Selasa (10/3/2015) pukul 11.00 wib, Warga Dusun Krajan Barat Desa Candijati Kecamatan Arjasa dihebohkan saat ditemukannya tiga mayat

kondisi mayat yang ditemukan.(foto MI-SJP)
kondisi mayat yang ditemukan.(foto MI-SJP)

satu keluarga yang kondisinya sedang membusuk.

Keterangan yang didapat dari narasumber kejadian yang menimpa keluarga Wasis (50), Saibah (45) istri  dan anaknya Ratih (9) , yang saat ini masih duduk dibangku SDN Jelbuk 1 Kecamatan Jelbuk. ketiganya ditemukan sudah tidak bernyawa dengan bau busuk yang menyengat.

Dari kronologi kejadian ditemukannya mayat tersebut dari berbagai sumber menyatakan kalau wasis empat hari sebelum kejadian dia dan keluarganya masih terlihat biasa-biasa saja tidak ada tanda-tanda sebelumnya kalau peristiwa tersebut akan terjadi.

Menurut kepala dusun Krajan Barat Heri Minggar (46 th)saat dikonfirmasi reporter  SuaraJatimPost  dikantor Desa Candijati 10/03 mengungkapkan “ Awalnya saya di telpon  RT setempat,  kalau dari rumah wasis ada bau menyengat, awalnya masyarakat mengira kalau bau tersebut berasal dari bau bangkai binatang, Namun, ketika bau mulai menyengat warga mulai curiga dan mencoba melakukan penelusuran dimana sumber bau tersebut berasal.” Ungkapnya

Dirinya juga menambahkan saat kecurigan masyarakat semakin bertambah kuat dengan banyaknya lalat yang keluar masuk lewat lubang kecil jendela wasis “Saya langsung cepat menghubungi dan melaporkan kejanggalan tersebut kepada pihak kepala desa Candi Jati Totok Hadiyono, kami disuruh laporan ke Bhabinkamtimbmas karena dirinya yang punya wewenang keamanan mas”.Imbuhnya.

Hal senada juga diungkapkan Kepala desa CandiJati “ Saya atas nama kepala desa ikut prihatin dengan kejadian ini, Saya tidak berani langsung bertindak mas untuk membongkar pintu rumah wasis saya langsung menghubungi aparat Bhabinkamtibmas Desa CandiJati mas Ariawan, Pihak Bhabinkamtibmasnya sering berkoordinasi dengan kami kalau ada masalah dan sering turun kemasyarakat dalam rangka memberikan pengayoman dan membaur kepada masyarakat  tentang keamanan desa Candi Jati hal seperti inilah yang ditakutkan  mas‘” Ungkapnya.

Saat dikonfirmasi ke pihak  Polsek Arjasa 10/03 Brig Pol Ariawan Aji Prasetya kepada wartawan mengungkapkan “ Kami anggota Polsek Arjasa bersama Kapolsek AKP Suryadi,S.H.  langsung melakukan langkah taktis bersama melakukan klarifikasi dan mengidentifikasi ke tempat kejadian, dengan disaksikan masyarakat, karena semua pintu terkunci kami dengan terpaksa membongkar jendela rumah, didalam nya sudah didapati tiga mayat terbujur kaku diruang tamu dengan kondisi membusuk dan ada bercakan darah kering dilantainya. Kami masih menunggu hasil otopsi besok jadi, masih diselidiki apa penyebabnya,Dari kondisi mayat yang sudah kaku diperkirakan mayat sudah beberapa hari meninggal.“pungkasnya .

Menurut keterangan warga sekitar keluarga wasis dikenal baik kepada masyarakat hanya saja wasis sering keluar meninggalkan rumah pergi keluar kota untuk mencari penghasilan sehingga masyarakat menganggap ketika pintu tertutub disangka pihak wasis sedang keluar ditambah lagi dengan keterangan teman sebaya ratih kalau ratih ijin tidak masuk ke sekolahnya.

Ketiga mayat tersebut langsung dibawa oleh Tim Forensik ke RSUD Dr.Soebandi untuk menjalani otopsi pemeriksaan, mengidentifikasi faktor apa yang menyebabkan ketiganya meninggal secara bersamaan, Tim forensik juga membawa sisa makanan yang masih ada diatas meja tamu untuk diteliti dilaboratorium. (Maz imam/SJP)

Write a Reply or Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *