Wamenlu RI: Makin Besar Kapasitas Kita, Makin Banyak Kontribusi Kita Untuk Indonesia

 5 Jam Tagar #IndonesiaJuaraASEAN Trending Topic

JAKARTA – POSTKOTAPONTIANAK.COM ! 320 anak muda dari berbagai daerah menghadiri Pertemuan Nasional Relawan Komunitas Peduli ASEAN di Ruang Nusantara, pada Sabtu, 30 April 2016, di Ruang Nusantara, Lantai 2 Kementerian Luar Negeri RI, Jln Taman Pejambon 6, Jakarta Pusat. Kegiatan ini diselenggarakan Relawan Komunitas Peduli ASEAN dan didukung oleh Kementerian Luar Negeri RI dan Komunikonten (Institut Media Sosial dan Diplomasi). Dari pukul 07.00 pagi – 16.30 sore.

Wakil Menteri Luar Negeri RI, A.M Fachir yang membuka pertemuan ini mengatakan, Kemenlu RI mendukung penuh kegiatan yang digagas Relawan Komunitas Peduli ASEAN ini. AM. Fachir juga menekankan bahwa pasar bebas adalah kompetisi dan setiap anak muda bisa berkontribusi, untuk berkontribusi dibutuhkan semangat dan kapasitas. “Makin besar kapasitas kita, makin banyak kontribusi yang bisa kita berikan untuk Indonesia ini, saya melihat semangat berkontribusi dari para relawan ini sangat besar, semangat ini harus terus disebarluaskan, sedangkan kapasitas bersama-sama kita tingkatkan,” ungkap AM. Fachir

Hariqo Wibawa Satria, Koord Relawan Komunitas Peduli ASEAN menjelaskan, kegiatan ini bertujuan meningkatkan gotong royong generasi muda dalam banyak hal, untuk menulis kita wadahi dalam kepnas.com. Melihat situasi pagi ini, kita sangat optimis kolaborasi anak muda akan semakin meningkat, sekarang ini auranya optimis, spiritnya kolaborasi dan pengennya berbagi.  “Peningkatan gotong royong menjadikan Indonesia juara ASEAN, sebaliknya tanpa gotong royong kita akan selalu minta tolong negara lain, terima kasih kepada para relawan yang terus dengan sukarela mempromosikan Indonesia di darat dan udara, mari gunakan tagar #IndonesiaJuaraASEAN, ” jelas Hariqo.

Acara yang berlangsung dari pukul 07.00 hingga 17.00 WIB ini berlangsung meriah, semua peserta aktif memposting dan melakukan tweet dengan tagar #IndonesiaJuaraASEAN di media sosial. Puncaknya dari pukul 11.30 – 16.15 tagar #IndonesiaJuaraASEAN jadi trending topic di twitter. “Baru setengah hari udah jadi trending topic!, awesome! #IndonesiaJuaraASEAN.”, ungkap Fety Octaviia Niza lewat akun twitter @viianiza. “Akhirnya kami bisa melakukannya, mentwit hal-hal positif dengan tagar #IndonesiaJuaraASEAN menjadikannya kita bangga sebagai sebagai anak Indonesia,” ungkap Kevlin seorang Relawan dari Jakarta.

Hadir dalam kegiatan ini;  J. S George Lantu, Direktur Kerjasama Fungsional ASEAN, Kemlu RI, Siti Sofia Sudarma, Direktur Informasi dan Media,  Arif Budimanta, Wakil Ketua Komite Ekonomi dan Industri Nasional, Fachry Ali, Pendiri Lembaga Studi Dan Pengembangan Etika Usaha dan  Nukman Lutfie, CEO Jualio.com

“Indonesia sebenarnya sudah juara di ASEAN, yaitu dalam hal demokrasi, tidak ada masyarakat di negara ASEAN yang menikmati indahnya demokrasi sebagaimana dialami oleh masyarakat Indonesia. Masih banyak negara-negara ASEAN yang kurang demokratis, sementara di satu sisi perkembangan internet dan informasi semakin cepat, Indonesia adalah negara yang paling juara dalam hal ini”, Ujar Fachry Ali, seorang peneliti dan penulis senior.

 

PROFIL RELAWAN KOMUNITAS PEDULI ASEAN

Komunitas Peduli ASEAN (KAPAS) berdiri 22 Januari 2010. Sejak 2012 lewat medsos, KAPAS mengusung moto “Setiap Kita Adalah Diplomat”. ASEAN bukanlah organisasi supra nasional atau negara diatas negara, akan tetapi ASEAN adalah sebuah komunitas negara yang bekerjasama atas dasar saling menguntungkan rakyat pada tiap negara. Kesepakatan-kesepakatan ASEAN yang merugikan Indonesia baik sekarang atau di masa akan datang seharusnya dikaji ulang, jika ternyata terbukti merugikan, maka sebaiknya kesepakatan itu diperbaiki atau dibatalkan. Masyarakat Indonesia sebagai bagian terbesar dari ASEAN harus melakukan kontrol yang kuat.

KAPAS aktif dalam diskusi di berbagai kampus di Indonesia. Terakhir Hari minggu lalu, relawan KAPAS dan Komunikonten melakukan proklamasi penggunaan media sosial untuk kepentingan nasional di Bunderan Hotel Indonesia, Jakarta.

Isi Proklamasi itu adalah: Proklamasi, Kami generasi muda Indonesia, dengan ini menyatakan siap mengisi kemerdekaan dan  membela kepentingan nasional Indonesia. Adapun mengenai media sosial, kami akan terus menggunakannya untuk mencerdaskan kehidupan bangsa, membahagiakan warga, melindungi segenap warga bangsa, mempertahankan keutuhan NKRI, melawan propaganda radikalisme dan separatisme, dan ikut serta mempromosikan pariwisata, kuliner, budaya, musik dan produk-produk lokal Indonesia.

Sebelumnya KAPAS juga mengkampanyekan penggunaan kaos dan medsos untuk promosi kuliner, pariwisata, budaya dan produk-produk lokal Indonesia di Car Free Day, Jakarta. Kegiatan ini selalu mendapat dukungan dari warga.

Kaos dan medsos adalah dua media promosi yang sangat efektif, ada 514 Kota/Kab di Indonesia, banyak yang belum memaksimalkan kaos dan medsos, tadi pagi kita mengajak pengguna car free day untuk menggunakan kaos bertuliskan nama Provinsi, Kota, Kabupaten atau kaos bertuliskan kuliner dan tujuan wisata di Indonesia, moga aksi ini menginspirasi banyak daerah untuk memaksimalkan kaos dan medsos, terima kasih juga atas bantuan teman-teman Jurnalis, sepertinya yang begini baru pertama kali ada” jelas Hariqo Wibawa Satria

Relawan Komunitas Peduli ASEAN meyakini bahwa hari ini hakikatnya semua kita adalah diplomat, tugas memperjuangkan kepentingan nasional adalah tugas bersama. Diplomat bukan semata mereka yang kuliah di jurusan HI, atau yang bekerja di KBRI, tapi semua kita adalah diplomat. Itulah salah satu landasan pikir kegiatan promosi Indonesia ini, kita semua bahkan dengan sukarela iuran untuk kegiatan ini, mari gotong royong kita promosikan Indonesia, manfaatkan kaos dan medsos kita untuk mempromosikan Indonesia.

 

DEKLARASI RELAWAN KOMUNITAS PEDULI ASEAN

Dalam pertemuan nasional ini, para Relawan Komunitas Peduli ASEAN juga menandatangani deklarasi yang tertulis dalam sebuah spanduk besar, deklarasinya: Kami Relawan Komunitas Peduli ASEAN, Dengan Ini Menyatakan, Siap Berkontribusi Menjadikan Indonesia Juara Di ASEAN Dengan:

Aktif membuat konten atau ikut menyebarkan konten tentang pariwisata, kuliner, seni budaya, potensi daerah, dan produk-produk lokal Indonesia di internet dan media sosial.  Menjaga persatuan dan membela kepentingan nasional

 Bersedia dengan bangga membeli dan menggunakan karya anak bangsa Indonesia dalam kehidupan sehari hari.

 Aktif berkarya, bergotong-royong, berbagi, menebar inspirasi, sesuai dengan minat dan bakat masing-masing./* AL/DN-PKP

Write a Reply or Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *