Wakil Komandan Lantamal XII Pontianak, Hadiri Binkor Kapolda Kalbar

PONTIANAK – Komandan Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut (Danlantamal) XII Brigjen TNI (Mar) M. Hari diwakili Wakil Komandan (Wadan) Lantamal XII Pontianak Kolonel Laut (P) Syufenri, M.Si., menghadiri acara pembinaan dan koordinasi (Binkor) Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Kalimantan Barat dengan instansi lembaga pendidikan, tokoh masyarakat, tokoh agama dan lembaga swadaya masyarakat dalam rangka antisipasi berkembangnya radikalisme dan ideologi anti Pancasila, di Hotel Grand Mahkota, jalan Sidas No.08 Pontianak, Kalimantan Barat, Selasa (07/02).

Kapolda Kalimantan Barat Inspektur Jenderal (Irjen) Polisi Musyafak SH,MM. dalam sambutannya mengatakan bahwa mecermati perkembanagan situasi kamtibmas akhir akhir ini, dimana bangsa indonesia sedang menghadapi berbagai macam ancaman kamtibmas yang dapat membahayakan keselamatan masyarakat baik secara fisik maupun psikis, diantaranya provokasi yang merongrong Negara Kesatuan Republik Indonesia yang berdasarkan pancasila dan undang-undang dasar 1945.

Hal tersebut merupakan ancaman yang serius karena dapat membahayakan persatuan dan kesatuan bangsa, masyarakat sering di resahkan oleh adanya kelompok masyarakat yang ingin merubah ideology pancasila dengan ideologi lain dengan cara melakukan agitasi di tengah masyarakat dan upaya di luar konstitusi melalui berbagai bentuk tindakan povokatif yang mengarah pada tatanan kehidupan berbangsa dan bernegara serta kerukunan dan persatuan Negara Repubklik Indonesia.

Fenomena itu selain menggelisahkan banyak pihak, juga mendorong orang untuk mencari jawaban tentang faktor-faktor penyebab munculnya ketidak setiaan terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia, adapun perkembangannya memaksakan kehendak ditandai oleh beberapa kecenderungan yaitu, pemaksaan kehendak merupakan respon terhadap kondisi yang sedang berlangsung dimana tatanan sosial yang ada tidak sesuai dengan cita-cita suatu kelompok masyarakat sehingga ada upaya menolak atau mengganti dengan tatanan baru yang sesuai dengan kehendak kelompok tersebut.

Sejarah telah menunjukkan bahwa masyarakat Indonesia hidup dalam kedamaian kesamaan dan kebersamaan yang sejati, saling menghargai, menghormati dan hidup dalam toleransi yang tinggi namun demikan sejarah bangsa ini juga pernah terkoyak dengan adanya penghianatan PKI dengan G30 S/PKI, pemberontakan DI-TII, berkembang gafatar dan lain lain yang semua itu bertujuan untuk merubah ideologi Pancasila dengan ideologi lain.

Turut hadir pada acara pembinaan dan koordinasi (Binkor) Kapolda Kalimantan Barat, Kasdam XII Tanjungpura, para perwira TNI-Polri, Kabinda Provinsi Kalimantan Barat, Forkopimda Kalimantan Barat, tokoh agama, dan tokoh masyarakat Kalimantan Barat./*

Dispen Lantamal XII Pontianak

Write a Reply or Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *