Wakil Bupati Resmikan Paud Bunda Kasih Empring

POSTKOTAPONTIANAK.COM ! SEKADAU – Wakil bupati sekadau Rupinus, SH,M.Si didampingi istrinya Ny. Kristina

Wakil Bupati Bersama Dubes Vatikan Untuk Indonesia dan Uskup Agung Kupang./yahya
Wakil Bupati Bersama Dubes Vatikan Untuk Indonesia dan Uskup Agung Kupang./yahya

Rupinus meresmikan taman pendidikan anak usia dini (Paud) kasih bunda Dusun Empering Desa Engkersik Kecamatan Sekadau Hilir Selasa, 24/3/2015.

Tampak ikut hadir mendampingi wakil Bupati Sekadau, Kepala Bagian Pembangunan Yohanes Paulus, Kasat Pol PP YS. Batur, Camat Sekadau Hilir Hermanto, Manager WVI Kabupaten Sekadau Ignasius Anggoro, Kabid Pendidikan Luar Sekolah Dikpora Jepalis, para kepala desa orang tua murid dan masayarakat setempat.

Kedatangan wakil Bupati Sekadau dan rombongan disambut antusias oleh masyarakat Dusun Empring dengan tarian adat Dayak dan Pancong Tebu Muda. Barisan pagar betis terdiri yang dari anak-anak dan orang dewasa ikut menyambut kedatangan wakil Bupati saat memasuki mimbar acara.

Dengan wajah senyum dan ramah satu persatu anak-anak dan orang dewasa bahkan orang tua disalami oleh wakil bupati sekadau. Sesekali orang nomor dua di bumi Lawang Kuari ini menanyakan nama anak-anak PAUD dan anak sekolah, wajah lugu anak-anak ini nampak berbinar-binar menyaksikan gedung tempat mereka menimba ilmu pengetahuan yang selama ini mereka dambakan menjadi sebuah kenyataan.

PJ Kepala Desa Engkersik Kansin, mengatakan bangga sekaligus memberikan apresiasi yang tulus kepada Pemkab Sekadau melalui Wahana Visi Indonesia karena telah membangun sarana pendidikan berupa gedung PAUD yang selama ini menjadi impian msyarakat di Dusun Empring dan masyarakat Desa Engkersik. “ Sungguh kami merasa sangat terbantu dengan adanya sarana pendidikan berupa gedung PAUD yang dibangun oleh WVI ini, kini anak-anak sudah bisa belajar sebelum mereka masuk ke tingkat SD,” ujarnya.

Sementara itu manager Area Wahana Visi indoensia Kabupaten Sekadau Iqnasius Anggoro mengatakan, pembangunan gedung PAUD Bunda Kasih Empring ini memakan waktu kurang lebih dua bulan. “Pelaksanaan pembangunan gedung tersebut termasuk sangat cepat, ini semua berkat kerja sama masyarakat bersama WVI dan Pemkab Sekadau,” jelasnya.

Dana yang dikucurkan untuk pembangunan tersebut senilai 150 juta, dan 28 juta dana dari masyarakat serta termasuk hari orang kerja (HOK) atau gotong royong. Dikatakannya, bahwa dana yang digunakan untuk membangun berasal dari bantuan Word Vision Espana melalui Fundation Caja Navarra.

Perlu diketahui bahwa hingga saat ini sudah ada dua PAUD yang telah dibangun pihak WVID. Selain itu ada juga Menyerahkan bantuan kesehatan untuk posyandu empring.

Runi Astik, menyampaikan terima kasih kepada Pemkab Sekadau terutama WVI. Menurut Tika, sebelum gedung PAUD ini, dibangun anak-anak belajar di rumah eks guru SD. “ Kami ucapkan terima kasih, ini angkatan pertama dan kami berharap Pemda Sekadau bisa membantu kami, terutama untuk fasilitas sarana prasarana PAUD.

Selain itu kami juga minta perhatian pada Pemda setempat, untuk membantu pendapatan (honor), sebab honor yang yang selama ini kami terima bersumber dari orang tua murid, imbuhnya.

Sementara itu wakil Bupati Rupinus,SH,M.Si, memberikan apresiasi kepada WVI yang sudah membangun sarana pendidikan berupa gedung PAUD di kabupaten Sekadau, khususnya di Dusun Empring.

Lebih jauh dikatakan calon Bupati Sekadau periode 2015-2020, Wahana Visi Indonesia salah satu LSM yang banyak membantu masyarkat terutama di bidang pendidikan dan kesehatan. “ WVI salah satu lsm yang banyak memberikan kontribusi kepada masyarakat, untuk itu kita tetap berharap ada dukungan dari masyarakat sehingga apa yang menjadi program pemerintah dapat tercapai,” harapnya.

Selain itu Rupinus juga meminta, kepada Dinas Pendidikan Kabupaten Sekadau agar menginventarisir apa saja yang menjadi kebutuhan PAUD Bunda Kasih Empring, termasuk juga pihak desa. “Silakan diinventarisir oleh Dikpora Kabupaten Sekadau, apalagi PAUD ini baru berdiri, dan ingin berkembang, apalagi saya dengar honor tutornya swadaya dari orang tua, untuk itu saya juga minta kepada pihak desa agar membantu para tenaga tutor melalui Alokasi Dana Desa (ADD). Aturannya, boleh silakan Kades untuk melakukan kerja sama membantu PAUD ini,” jelasnya.
“Rupinus berharap agar bangunan tersebut dapat dijaga dan dirawat, sebab membangunnya mudah tetapi memeliharanya sulit. “ jaga kebersihannya, silakan ditanami dengan tanam-tanaman sehingga nampak asri dan indah,” imbuhnya./Yahya/PKP

Write a Reply or Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *