Usaha Terselubung New Clasik Spa Diduga Tak Berizin

*   Pemerintah Desa Tak Pernah Mengeluarkan Rekomendasi izin Lingkungan

*   Sudah Dilaporkan Ke Bupati Tapi Tidak Mendapat Tanggapan

 

KUBU RAYA, POSTKOTAPONTIANAK-Sungguh memalukan prilaku yang dipertontonkan oknum pengusaha New Clasik. Usaha yang katanya bergerak dibidang kesehatan dan kecantikan itu berlokasi di Gang Siaga Desa Sungai Raya Kecamatan Sungai Raya Kabupaten Kubu Raya ternyata belum mengantongi izin dari instansi terkait. Pasalnya New Clasik diduga menjadi tempat usaha negatif menurut pandangan warga setempat , sehingga apartur desa enggan memberikan rekomendasi izin lingkungan.

Sumarno, Ketua RT dilingkungan New Clasik membenarkan kalau pihaknya belum pernah memberikan secarik kertaspun terkait rekomendasi izin lingkungan usaha tersebut. Berdasarkan informasi dari masyarakat setempat usaha New Clasik telah menjadi tempat mesum yang berkedok salon kecantikan dan kesehatan.

“Kami sudah melaporkan indikasi tersebut kepada Bupati dan instansi mengenai kondisi operasional New Clasik. Tapi entah kenapa hingga sekarang belum ada tindak lanjutnya. Kami merasa tidak dihargai oleh pengusaha New Clasik karena usaha tersebut masih bebas berdiri tegak dengan tidak ada tindakan tegas dari intansi terkait maupun aparat kepolisian,” ujarnya.

Sebagai perwakilan masyarakat  tentunya Sumarno, tidak mampu berbuat banyak karena memiliki keterbatasan dalam hal kewenangan sehingga telah mencoba mengadukan maslaah ini kepada pejabat yang lebih berwenang untuk menindaknya. Tapi kenyataannya tidak pernah digubris.

Hal yang sama juga disampaikan Kepala Dusun dan Ketua RW Siaga Sudarman dan Rianto. Mereka pada dasarnya sangat keberatan dengan adanya usaha New Clasic karena meresahkan masyarakat setempat dengan menjalankan bisnis plus-plusnya. Namun mereka merasa heran tidak ada tindak tegas dari Pemkab Kubu Raya, padahal soal ini telah diadukan secara tertulis tentang kondisi usaha itu. “Sejujurnya Kami malu dengan masyarakat setempat seolah-olah kami tak berfungsi sebagai aparatur desa, ini sungguh miris,” kesalnya.

Meraka hanya bisa berharap semoga melalui media ini dapat mengetuk hati nurani para penegak hukum dan instansi berwenang untuk menindak usaha negatif tak berizin seperti Clasik News tersebut. Apalagi sejauh ini masyarakat dilingkungan Gang Siaga sudah resah dengan pengaruh negetif yang ditimbulkan dari operasional usaha tersebut.

“Kami sebagai aparatur desa juga tak mau menjadi bahan fitnahan warga, seakan-akan telah mendapat jatah atau sopoi dari pengusaha New Klasic. Sebab meski tidak ada izinya New Clasik tetap berani buka,” kesalnya.

Terkait dengan pernyataan diatas , Awak media ini lalu mencoba menemui pemilik New Clasik, namun sayang yang bersangkutan sulit sekali ditemui. (Hel/kl). // Foto helmi //

Write a Reply or Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *