Uang 100 Juta Untuk Modal Pesugihan, Malah Kena Tipu

Apes bagi Edy harus berususan dengan Polisi

POSTKOTAPONTIANAK.COM-SEKADAU !! Edy Boy Sandi, pria kelahiran tahun 1983 itu harus berurusan dengan polisi lantaran diduga telah melakukan tindak pidana penipuan sebesar Rp.100 juta. Edy yang berasal dari Kapuas Hulu daerh Embaloh, itu kini harus mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Pelaku mengaku uang 100 juta untuk pesugian./ foto : Mus Mussin
Pelaku mengaku uang 100 juta untuk pesugian./ foto : Mus Mussin

AKP K Purba, Kepala Satuan Reserse Kriminal Kepolisian Resor Sekadau mengatakan, Edy mengajak korban untuk bisnis pupuk dengan keuntungan satu kali transaksi sebesar Rp, 15 juta. Namun, setelah uang diterima Edy lantas menghilang dan pergi ke Jawa.

“Hasil lidik melalui track handphone. Posisinya memang ada di Kabupaten Temenggung, Jawa Tengah dan tim buser Polres melakukan penangkapan terhadapnya, pada Senin (4/4/2016),” ujar Purba saat ditemui di ruangannya, pada Kamis (7/4/2016).

Penangkapan itu, kata Purba dilakukan sekitar pukul 16.00 di alun-alun Kabupaten Temenggung. Edy, kata Purba, juga telah menikahi janda dan tinggal disana. “Ancaman hukumannya diatas 5 tahun dan dikenakan pasal 378 dan 372 KUHP Penggelapan dan Penipuan. Untuk itu kami mengimbau pada masyarakat agar tidak mudah percaya dengan hal-hal yang tidak masuk akal,” tandasnya.

Sementara itu, Edy menampik dirinya telah melakukan tindak pidana penipuan terhadap korban. Bahkan, dia juga menampik dirinya membawa kabur sejumlah uang dari hasil penipuan dan pergi ke Jawa.

“Saya tidak lari ke Jawa. Saya hanya pergi untuk melakukan pesugihan tapi semuanya bohong. Tidak ada uang hasil dari pesugihan itu,” kata dia.

Edy mengatakan, pergi ke Jawa sejak satu bulan lebih. Namun, harapannya untuk melakukan pesugihan dan bisa membayar hutang-hutangnya sirna ketika dia pun harus merasakan kena tipu dengan iming-iming hasil pesugihan berjumlah Rp. 3 milyar. “Tapi semuanya bohong, tidak ada hasil dari pesugihan itu,” tukasnya. /Mus/PkP

Write a Reply or Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *