Tugu Cidayu Lambang Perdamaian Suku dan Agama di Kecamatan Ng Taman


SEKADAU ! POSTKOTAPONTIANAK.COM -Nanga Taman merupakan kecamatan yang berada di kabupaten sekadau, provinsi Kalimantan Barat. Kecamatan ini merupakan pintu utama tempat wisata di kabuapten sekadau, Temapat wisata sekitar.
Hal itu tampak pada tugu yang berada dijalan sutra menuju Kekecamatan Ng Mahap dan Kabupaten Ketapang

Kecamatan Nanga Taman, Kabupaten Sekadau. Dengan jarak sekitar 40 kilometer kurang lebih dari Pusat Ibu Kota Sekadau,
Tugu ini merupakan ciri khas dari daerah Nanga Taman yang hidup rukun, tenteram dan damai walaupun berbeda suku tetap bersatu Benekatunggalika kata Kusmawati Elia Spdi (25) salah satu warga Ng Taman kepada awak media
Hal itu ditunjukan dengan adanya aktivitas keagamaan dari setiap agama dan aktivitas setiap suku yang ada di daerah ini.

Tugu ini dinamakan Cidayu, yaitu suku Cina, Dayak dan Melayu atau Seganan kata bahas disini sebutan dengan suku Melayu, artinya dengan semua suku besar yang ada di Nanga Taman, tentu bersatu dengan segala perbedaan yang ada,” ujarnya Elia

Tugu yang bermotif dari etnik Dayak, Melayu dan Cina ini sangat terasa bahwa tugu ini merupakan tanda kebesaran persatuan suku yang ada di Ng Taman.

Elia pun berharap dengan adanya tugu yang sudah lama berdiri ini sebagai tanda bahwa semuanya harus bersatupadu untuk membangun Ng Taman

Kalau melihat situasi sekarang memang aman-aman saja, walaupun ada pasti orang pribumi dan orang luar seperti pihak perusahaan. Sebenarnya ini juga ada melambangkan persatuan, bukan hanya masyarakat Nanga Taman saja melainkan seluruh masyarakat Kabupaten Sekadau,”

Tugu ini terawat dengan baik oleh masyarakat maupun pemerintah, sekarang bagaimana caranya melestarikan nilai dari tugu tersebut dengan sebaik-baiknya kata Elia

Tugu ini dibangun, ketika kesepakan Muspika Nanga Taman pada waktu itu, lalu diberikanlah dana dan masyarakat yang membangun secara gotong royong, tepat pada tahun 1997 tugu ini dibangun.
Dengan demikian, kata warga saat awak media di Ng Taman dan warga pun berharap adanya disini ada tungu Cidayu kita selalu damai sejaterah antara suku dan agama./(mus)// foto : dok mus s /post kota pontianak//

Write a Reply or Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *