TNI AL Bermuara Awal Dari Badan Keamanan Rakyat Laut

 Danlantamal XII Sematkan Tanda Kehormatan Kepada Personil Lantamal XII, Dalam Upacara HUT TNI AL ke 71. / foto : Kadispen Lantamal XII
Danlantamal XII Sematkan Tanda Kehormatan Kepada Personil Lantamal XII, Dalam Upacara HUT TNI AL ke 71. / foto : Kadispen Lantamal XII

PONTIANAK   ! POSTKOTAPONTIANAK.COM — Puncak peringatan HUT ke 71 TNI Angkatan Laut di Lantamal XII digelar upacara peringatan yang langsung dipimpin Komandan Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut (Danlantamal)  XII Brigjen TNI (Mar) M. Hari. Yang juga dihadiri Wadan Lantamal XII Kolonel Laut (P) Syufenri, M.Si, para Asisten Danlantamal XII, para Kadis/Kasatker Lantamal XII, Perwira, Bintara, Tamtama serta ANS Lantamal XII dan PPAL, SMK 9 Negeri Pontianak, Pramuka Saka Bahari. Dalam upacara juga diberikan penyematan tanda kehormatan satya lencana kepada personel Lantamal XII.

Dalam amanat Kepala Staf TNI Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Ade Supandi, S.E., M.A.P yang dibacakan Danlantamal XII Brigjen TNI (Mar) M. Hari bahwasanya tanggal 10 September 1945 telah ditetapkan hari jadi TNI Angkatan Laut, dan dari peringatan ini kembali meningkatkan akan sejarah pengabdian TNI AL kepada negara dan bangsa.

“Pada awalnya dulu saat dibentuknya Badan Keamanan Rakyat Laut, organisasi yang dipelopori oleh para pelaut veteran Indonesia yang pernah bertugas di Angkatan Laut Belanda dan Kaigun di masa pendudukan Jepang, selanjutnya dengan terbentuknya Tentara Keamanan Rakyat tanggal 5 Oktober 1945, BKR Laut bertransformasi menjadi TKR Laut dan berubah nama menjadi Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI), ” katanya Hari dalam amanat Kasal.

Selanjutnya, sejarah juga mencatat bahwa TNI AL senantiasa berkontribusi pada upaya mewujudkan tujuan nasional khususnya di bidang pertahanan. Dengan tema peringatan HUT TNI AL  tahun ini yaitu melalui aktualisasi nilai-nilai trisila, kita tingkatkan pencapaian tugas-tugas TNI AL dalam mendukung pembangunan nasional, tema tersebut bukan hanya pernyataan semata tetapi harus dipahami dan dilaksanakan substansinya oleh seluruh jajaran TNI AL.

“Trisila TNI Angkatan Laut yakni displin, hierarki dan kehormatan militer adalah nilai luhur yang telah kita jadikan pedoman dalam berfikir, bertutur dan bertindak baik sebagai prajurit TNI AL maupun pribadi anggota masyarakat, dengan dilandasi ketiga nilai tersebut, tugas-tugas TNI AL dapat dilaksanakan dengan baik oleh setiap individu atau secara kolektif, ” jelasnya.

Perkembangan kemaritiman Indonesia saat ini memasuki babak baru, lanjut Hari dalam amanat Kasal mengatakan, dengan hadirnya pemerintah yang memiliki keinginan kuat menjadikan Indonesia sebagai poros maritim, gagasan ini  tidak hanya sebagai ditujukan untuk mewujudkan ketahanan nasional tetatpi juga ketahanan regional dan global, pada konteks inilah,mengatakan TNI AL berperang sebagai komponen utama pertahanan laut dan berfungsi sebagai penangkal.

“Dan untuk mengoptimalkan pelaksanaan tugasnya, TNI AL terus berupaya melaksanakan pembinaan kemampuan dan pembangunan kekuatan menuju TNI AL yang handal dan disegani serta berkelas dunia, upaya yang dilakukan mengacu pada kesiapsiagaan operasional, profesionalisme prajurit, kesejahteraan prajurit, PNS dan keluarganya, ” tegasnya.*/(dev)

Write a Reply or Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *