Tito Karnavian Resmi Menjadi Kapolri

Komisaris Jenderal Polisi Drs. H.M. Tito Karnavian, M.A., Ph./
Komisaris Jenderal Polisi Drs. H.M. Tito Karnavian, M.A., Ph./ Faldi-Novli

POSTKOTAPONTIANAK.COM ! JAKARTA – Presiden Republik Indonesia Joko Widodo resmi melantik Komisaris Jenderal Polisi Drs. H.M. Tito Karnavian, M.A., Ph.D sebagai Kepala Kepolisian Republik Indonesia, menggatikan Jenderal Polisi Badrodin Haiti, Rabu (13/7/2016) pukul 14.00 WIB, di Istana Negara, Jakarta.

Dalam pelantikan Kapolri, hadir Wakil Presiden Jusuf Kalla, Para Menteri, Pejabat Lembaga Tinggi Negara, Para Jenderal Polri, serta tokoh politik seperti Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri dan Ketua Umum Partai Hanura, Wiranto.
Setelah protokoler membacakan surat Keputusan Presiden, dengan isi surat Keputusan Presiden, yakni pemberhentian secara hormat Jenderal Badrodin Haiti dari jabatan Kapolri dan mengangkat Tito Karnavian menjadi Kapolri.
Presiden Jokowi mengambil sumpah Komjen Pol Tito. Salah satu poin sumpah jabatan tersebut, adalah berjanji tidak akan korupsi. Selain itu juga, Presiden Jokowi mengeluarkan surat keputusan tentang kenaikan pangkat Tito dari Komisaris Jenderal menjadi Jenderal.
Tito Karnavian lahir di Palembang, Sumatera Selatan, 26 Oktober 1964. Ia menerima bintang Adhi Makayasa sebagai lulusan terbaik Akademi Kepolisian pada 1987.
Karier Tito melesat setelah menangkap Hutomo Mandala Putra alias Tommy Soeharto, putra mantan Presiden Soeharto dalam kasus pembunuhan Hakim Agung Syafiuddin.
Tito termasuk polisi yang mendapat kenaikan pangkat luar biasa saat tergabung dalam tim Densus 88 Antiteror, yang melumpuhkan teroris Azahari Husin dan kelompoknya di Batu, Malang, Jawa Timur, 9 November 2005. Ia juga perwira yang bergabung dalam tim penumpasan jaringan terorisme pimpinan Noordin Mohammad Top pada 2009.
Pada 2012, ia dipercaya menjadi Kapolda Papua. Setelah dua tahun di Papua, Polri menarik Tito ke Mabes Polri untuk menempati jabatan Asrena Polri.
Pada 2015, Kapolri menujuk Tito menjadi Kapolda Metro Jaya. Lalu, pada Maret 2016, ia diangkat menjadi Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (KBNPT).(Faldi/Novli)

Write a Reply or Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *