Tiga Anggota Legislatif Gandeng Januar Sosialisasi MBR di Pontianak Barat

Kegiatan Sosialisasi MBR Yang Dihadiri, Camat, Ketua Tim MBR dan Anggota DPRD Kota Pontianak. / foto : dok.PKP
Kegiatan Sosialisasi MBR Yang Dihadiri, Camat, Ketua Tim MBR dan Anggota DPRD Kota Pontianak. / foto : dok.PKP

PONTIANAK   ! POSTKOTAPONTIANAK.COM– Sebanyak 150 lebih warga dari Kelurahan Sungai Beliung, Kelurahan Pal V, Kelurahan Sungai Jawi Dalam dan Kelurahan Sungai Jawi Luar, Kecamatan Pontianak Barat, Kota Pontianak, Kalimantan Barat menghadiri sosialisasi sambungan air bersih melalui program masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).

Sejatinya pelaksanaan sosialisasi MBR yang diadakan di aula Kantor Camat Pontianak Barat juga dihadiri oleh Ketua Tim Hibah Air Minum APBN TA II Masyarakat Berpenghasilan Rendah, Januar Pribadi. SE, Camat Pontianak Barat, Nazwa, S.Sos, Wakil Ketua Komisi D DPRD Kota Pontianak, Mujiono, S.Pd. S.Mn, Anggota Komisi C DPRD Kota Pontianak H. Naufal Ba’bud, SP serta Anggota Komisi B DPRD Kota Pontianak, Akbar Riyanto.

“Jadi hari ini kita lakukan sosialisasi MBR di Kecamatan Pontianak Barat, yang mana kegiatan ini digawangi oleh rekan-rekan dari anggota dewan Kota Pontianak yang berasal dari daerah pemilihan (dapil) Pontianak Barat. Dan sosialisasi ini sangat penting untuk memberikan pemahaman kepada warga tentang program MBR yang dibiayai oleh pemerintah khusus bagi masyarakat kurang mampu dengan target mencapai 2000 sambungan MBR setiap tahunnya, ” terang Januar, pada postkotapontianak.com, usai pelaksanaan sosialisasi, Jumat (21/10/16).

Sudah menjadi landasan dasar pelaksanaan program MBR, lanjut Januar mengatakan terlebih dahulu dilakukan sosialisasi hingga ketingkat rukun tetangga (Rt) mengingat program MBR masuk pada sasaran program Pemerintah Kota Pontianak untuk menuntaskan sambungan air bersih hingga tahun 2018 mendatang.

“Kita optimis melalui program MBR sambungan air bersih dengan biaya Rp 200 ribu dan ditambah dengan sambungan rumah dengan tarif normal Rp 1.5 juta, maka apa yang telah ditargetkan Walikota Pontianak akan dapat kita selesaikan pada waktunya, ” katanya.

Ditempat yang sama, Wakil Ketua Komisi D DPRD Kota Pontianak, Mujiono menilai kebutuhan air bersih khusus di Kecamatan Pontianak Barat harus menjadi program prioritas Pemerintah Kota Pontianak melalui PDAM Tirta Khatulistiwa pasalnya pasokkan air bersih diwilayah tersebut jauh dari kata layak dikonsumsi.

“Saya rasa pemerintah harus memberikan kuota sambungan air bersih melalui program MBR diwilayah Kecamatan Pontianak Barat, karena sejauh ini masyarakat yang belum mendapatkan fasilitas air bersih dari PDAM harus menggunakan air yang kurang layak untuk dipergunakan untuk kebutuhan sehari-hari. Ya semoga melalui kegiatan kita ini, maka harapan masyarakat untuk sambungan air bersih dapat segera terealisasikan, ” tukas Mujiono.*/(dev)

Write a Reply or Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *