Sungai Pinyuh Darurat Pengemis

SUNGAI PINYUH-POSTKOTAPONTIANAK.COM ! Belakangan ini masyarakat dilingkungan Pasar Sungai Pinyuh dan Mempawah diresahkan dengan maraknya aksi pengemis. Sedikitnya puluhan pengemis setiap harinya mendatangi pertokoan dan rumah-rumah warga untuk meminta-minta.

ILUSTRASI./IST
ILUSTRASI./IST

 “Dalam sehari bisa sepuluh orang pengemis yang masuk ke toko-toko dan rumah warga untuk mengemis. Banyak warga yang mengeluhkan dan resah dengan maraknya keberadaan pengemis itu,” terang Ketua Forum RT Kecamatan Sungai Pinyuh, Suparman, kemarin.

 Pria yang kerap disapa Bang Man itu menduga keberadaan para pengemis ini telah terkoordinir. Sebab, mayoritas pengemis yang beraksi diwilayah Sungai Pinyuh merupakan warga luar dari Kota Pontianak dan daerah lainnya.

 “Dilihat dari perawakan dan logatnya, kemungkinan para pengemis ini berasal dari Pulau Jawa. Makanya sangat besar kemungkinan para pengemis ini ada yang mengkoordinirnya. Baik itu perekrutan hingga penempatan untuk lokasi mengemis,” terkanya.

Lebih jauh, Bang Man mengungkapkan, dalam melancarkan aksinya para pengemis melakukan berbagai modus untuk mendapatkan belaskasihan dari masyarakat. Seperti melibatkan anak-anak kecil, cacat tubuh hingga pengemis dengan usia renta.

“Dulunya para pengemis ini kerap beraksi di Kota Pontianak. Namun, sejak diberlakukan larangan dari Pemerintah Kota Pontianak, maka mereka mencari lahan baru. Salah satunya di Pasar Sungai Pinyuh, Anjongan, Mempawah dan sekitarnya. Makanya kami mendesak agar instansi terkait segera melakukan razia penertiban. Karena, aksi pengemis ini sudah sangat meresahkan,” tegasnya./leo/dn-PKP

Write a Reply or Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *