Sunat Warga, Satgas Yonif 144/JY Dapat 2 Senpi

POSTKOTAPONTIANAK.COM ! SANGGAU – Prajurit TNI AD dari Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) Yonif 144/Jaya Yudha melakukan pengobatan dan sunatan  terhadap Warga perbatasan RI-Malaysia serta sosialisasi bahayanya memilki senpi secara ilegal. Ini dilakukan dalam rangka memberikan pelayanan kepada masyarakat di wilayah perbatasan tersebut dan memberikan rasa aman.

“Kegiatan ini dilakukan karena melihat masyarakat di wilayah perbatasan khususnya di  pelosok-pelosok desa masih kesulitan mendapatkan fasilitas kesehatan, dan masih ada beberapa masyarakat yang memiliki Senpi secara illegal untuk berburu” kata Komandan Satgas Pengaman Perbatasan Letkol Inf Gambuh Sri Karyanto, Selasa (12/07/2016).

Ia menuturkan, sebelumnya Dokter Satgas  Kapten Ckm dr. Edi Simbolon, beserta dua anggota kesehatan telah melakukan sunatan terhadap Sulima (15) dan Jepri (14) yang ditemani Zaki (43) warga dusun Entuai, desa Nyari kecamatan Air Besar kabupaten Landak.

Setelah selesai melaksanakan sunatan,  dokter beserta anggota melanjutkan dengan obrolan yang didalamnya disampaikan sosialisasi bahayanya menyimpan senjata api dan muhandak yang melanggar UU dan dapat dikenakan sangsi hukum, paparnya.

Beberapa hari berikutnya lanjut Letkol Gambuh, Zaki datang kembali ke pos kesehatan bersama dua remaja  yang bernama Remik (14)  dan Antok (16), untuk minta dilakukan sunatan terhadap kedua orang tersebut. Saat itu Zaki berterimakasih dan menyampaikan bahwa Ia juga telah memberitahukan kepada kepala dusun  Piyan (83) mengenai sosialisasi bahayanya senjata memiliki senpi ilegal.

Pada Senin 11 Juli 2016  Piyan dan Zaki datang kembali ke pos kotis satgas membawa dua anak Lius (7)  dan Suardi (18) untuk disunat dan Piyan menyerahkan  2 pucuk senjata api yang dimiliki warganya sacara  kepada anggota kesehatan pos kotis, tambahnya./dd/lk

Write a Reply or Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *