Stadion JSG : Menpora Siap Bantu Ajukan Melalui APBN

POSTKOTAPONTIANAK.COM, JEMBER– Jumat (13/3/2015), Kunjungan Menteri Pemuda dan Olah raga RI, Imam Nahrowi ke kabupaten

Kunjungan Menteri Pemuda dan Olah raga RI, Imam Nahrowi ke kabupaten Jember.(foto; Suarajatimpost)
Kunjungan Menteri Pemuda dan Olah raga RI, Imam Nahrowi ke kabupaten Jember.(foto; Suarajatimpost)

Jember, memberi dampak positif untuk perkembangan dunia olah raga Jember ke depan.

Dalam kunjungan tersebut Menpora, Nahrawi mendatangi beberapa tempat, diantaranya IAIN Jember, JSG, Unej serta mengadakan acara silaturrahmi dengan 140 lebih komunitas kepemudaan yang ada di Jember pada malam harinya.

Ada yang menarik dari kunjungan Menpora saat melihat secara langsung kondisi Stadion Jember Sport Garden (JSG) yang ada di Desa Ajung Kecamatan Ajung.

Walau tidak berlangsung lama, namun kedatangan Menpora untuk melihat JSG dengan didampingi beberapa pejabat teras Jember diantaranya Sekda Sugiharto, dan anggota DPRD Jember, DPRD Propinsi dan DPR Pusat memberi angin segar untuk kelanjutan Stadion yang menjadi kebanggaan warga Jember.

Kepada sejumlah wartawan, Nahrawi menyampaikan kekagumannya dengan Pemkab Jember yang mampu membangun stadion dengan taraf Internasional menggunakan anggaran sendiri, “Pembangunan Stadion ini layak di apresiasi, apalagi dibangun dengan dana APBD tanpa bantuan dari pemerintah pusat, namun untuk kedepannya fasilitas-fasilitas penunjang segera dilengkapi,” ujar Nahrawi.

Untuk melengkapi fasilitas penunjang stadion JSG, Nahrawi berjanji dan siap mengajukan anggaran melalui APBN, meski tidak menyebutkan nilainya, namun keberadaan JSG diharapkan mampu menjadi stadion yang bisa bersaing dengan stadion-stadion lain di Indonesia.

“Ada sisi ekonomi yang bisa dikembangkan dengan adanya Stadion JSG ini, disamping olah raga sepak bola, keberadaan sirkuit bisa membawa dampak ekonomi, nanti kami coba untuk membantu melalui anggaran APBN, syukur-syukur kalau pemkab bisa mendatangkan investor untuk Sirkuitnya,” beber Nahwari.

Lebih lanjut Nahrowi menggambarkan, dengan berdirinya JSG, Jember bisa memunculkan bakat-bakat atlet baru olah raga, seperti sepak bola dan atlet balap motor. Karena itulah perlu adanya kegiatan di JSG untuk mengoptimalkan seperti

pertandingan sepak bola bupati cup maupun event malap motor sesuai market yang ada.

Sebagai contoh, Nahrowi membandingkan tempat olah raga serta sirkuit balap yang ada di Malaysia. Saat ada event pertandingan sepak bola maupun balap motor, semua elemen masyarakat mulai kelas bawah sampai kelas atas ikut menyaksikan even tersebut.

Tidak hanya itu, Kemenpora pada tahun 2016 juga akan membuat kebijakan, dimana setiap daerah diharapkan mempunyai olah raga unggulan, “Nanti kami akan membuat kebijakan-kebijakan dimana setiap daerah harus mempunyai olah raga unggulan, sehingga bisa memudahkan menpora untuk mengkoordinir para atlet dan setiap daerah bisa menjadi training center olah raga yang menjadi unggulannya,” ujar Nahrawi.

Stadion JSG sendiri termasuk stadion tipe B dan di Indonesia baru ada 130 stadion, namun dengan semakin banyak stadion tipe B, akan semakin membuat Indonesia siap menggelar event tingkat dunia, “Jika setiap daerah memilik stadion seperti ini, saya optimis Indonesia siap menggelar piala dunia, sedangkan di Jawa Timur baru ada beberapa saja yang memiliki stadion tipe ini,” ujar Nahrawi. (mam/kik)

Write a Reply or Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *