Sipon Pertanyakan Pemasangan Proyek JTT PLN

Proyek Pemasangan  Tiang Jaringan Tinggi PLN di Kecamatan Sokan di Komentari  Warga

Proyek Pemasangan Tiang Jaringan listrik./ foto : Jhon
Proyek Pemasangan Tiang Jaringan listrik./ foto : Jhon

POSTKOTAPONTIANAK.COM-MELAWI !! Proyek pemasangan tiang Jaringan Listrik dari wilayah Kecamatan Sokan ke desa Gelata belasan kilo meter yang pemasanganya menelusuri jalan desa tersebut dikomentari oleh warga setempat. Proyek yang berlokasi di Kecamatan Sokan Kabupaten Melawi dengan menggunakan anggaran dana cukup besar terindikasi asal pasang.

Pasalnya,  pemasangan tiang jaringan tinggi (JTT), yang saat ini sedang berjalan, sementara pengerjaanya itu menurut warga setempat tidak benar karena pemasanganya berada di badan jalan. “Warga  yang akrap di panggil Sipon warga desa Gelata, berharap kepada instansi  terkait dan PLN, segera melakukan pemeriksaan terhadap pekerjaan proyek pemasangan tiang listrik tersebut.

Selain itu dia juga minta kepada pihak kontraktor yang mengerjakan proyek tersebut untuk segera melakukan perbaikan terhadap pemasangan tiang listrik yang berada di badan jalan tersebut.

Lebih lanjut Sipom mengatakan,  pemasang tiang listrik yang berada di badan jalan selain akan mengganggu pengguna jalan juga akan mengganggu proses peningkatan jalan nanti ke depan, ini kan nantinya kalau dibiarkan akan dapat mengganggu pembangunan dan memang tidak semestinya tiang tersebut di pasang di badan jalan, gerutunya, Tegas Sipon menjelaskan kepada Postkotapontianak.com.

Dia menduga, terlepas dari apakah itu kesalahan perencanaan atau memang ada penyimpangan dari gambar denah rencana proyek tersebut, ia berpendapat proyek tersebut bernilai milyaran rupiah, tidak mungkin perencanaannya sembarang dan ia berpendapat kalau memang perencanaanya yang salah dengan memasang tiang listrik di badan jalan tersebut pasti tidak akan lolos ferivikasi.

Sipon  menambahkan, proyek tersebut terkesan menghindari resiko yang menimbulkan ganti rugi yang kemungkinan terjadi karena jalur yang semestinya melintasi berbagai hak milik warga setempat, “Coba di lihat pada gambar titik tiang di sepanjang jalan tersebut kan tidak mungkin titiknya di badan jalan,” imbuhnya memastikan kepada wartawan.

Padahal menurut Sipon Masyarakat setempat sangat mendukung Proyek PLN tersebut dan tidak meminta ganti rugi atas lahan disepanjang jaringan PLN tersebut, pungkasnya.

Untuk menindaklanjuti  persoalan  tersebut media ini  berupaya lakukan konfirmasi, hingga berita ini ditulis pihak yang terkait masih belum dapat dikonfirmasi./Jhon

Write a Reply or Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *