Sidang Tipiring Kadis PU Pontianak, Wartawan Dihalangi Meliput

Pintu Ruang Sidang Pengadilan Negeri Pontianak, Ditutup Seorang Pria Berpakaian Safari. / foto : Hendri Wjs
Pintu Ruang Sidang Pengadilan Negeri Pontianak, Ditutup Seorang Pria Berpakaian Safari. / foto : Hendri Wjs

Reporter : Hendri Wjs
POSTKOTAPONTIANAK.COM–PONTIANAK !  Dalam persidangan tindak pidana ringan (Tipiring) yang menjerat Ir. Ismail, Kadis Pekerjaan Umum (PU) Kota Pontianak, Kalimantan Barat. Terkesan sengaja dihalang-halangi oleh oknum yang diduga dari instansi Satpol PP Kota Pontianak.

Berulah seakan memiliki wewenang untuk menjaga jalannya persidangan, meski dirinya bukan berasal dari pihak keamanan internal Pengadilan Negeri Pontianak, oknum tersebut menutup pintu ruang persidangan dengan arogan berdiri di depan pintu.

“Ini sidang terbuka dan ini hanya sidang Tipiring, kenapa pintu ruang sidang harus ditutup dan harus dijaga, ” ucap beberapa wartawan yang merasa dihalangi saat melakukan tugas peliputan sidang Tipiring Kadis PU Pontianak, Rabu (13/4/16).

Usai persidangan, tampak oknum tersebut beranjak pergi mengikuti Kadis. Tak ayal dugaan lain juga meruap dari kalangan wartawan yang menduga oknum tersebut merupakan orang suruhan Kadis untuk mengawal dirinya dan menghalangi wartawan melakukan peliputan sidang Tipiring yang menyeret dirinya dikursi pesakitan.

Ditempat terpisah, Udin Subari MR, wartawan senior Kalbar yang juga merupakan Anggota PWI Kalbar, mengecam tindakan yang dilakukan oleh oknum yang diduga Satpol PP Kota Pontianak itu dengan bertindak arogan menghalangi tugas wartawan dalam melakukan peliputan.

“Tindakan seperti ini yang kita sesalkan, dengan menghalangi wartawan saat melakukan peliputan itu sudah jelas perbuatan yang tidak menyenangkan, apalagi oknum tersebut bukan pihak keamanan dari pengadilan jelas ini salah dan harus kita usut maksud dan tujuan oknum tersebut menghalangi wartawan saat melakukan peliputan sidang Tipiring Kadis PU Kota Pontianak, ” tukas Udin saat ditemui diruang kerjanya./*

Write a Reply or Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *