Seminar Dream For Freedom Ricuh

Terlihat Onwer D4F diamankan Petugas dari amukan massa./ Hendry Wjs
Terlihat Owner DREAM4FREEDOM diamankan Petugas dari amukan massa./ Hendry Wjs

PONTIANAK – PostKotaPOntianak.com !! Seminar Dream For Freedom (D4F) yang diselenggarakan di Hotel Kartika, Pontianak Jumat malam (11/3/2016) sekitar pukul 21.30 Wib, ricuh. Pasalnya, seorang peserta seminar masuk meneriaki Owner yang dipimpin Fili Mutaqien. Dimana kericuhan berawal ketika  Ketua Umum Nesia Fili Mutaqien  menyampaikan pembahasan  Dream For  Freedom.

Pada kegiatan  seminar tersebut  dihadiri  ratusan anggota Dream For Freedom (D4F). Tiba-tiba salah satu orang anggota Dream  For  Freedom  yang masuk  mengucapkan kalimat “Penipu” sambil berjalan menghampiri Owner.

Kericuhan pun tak terelakan, bahkan  sempat terjadi keributan. Beberapa anggota yang tergabung di anggota Dream For Freedom mengamuk.  Pihak keamanan langsung melakukan pengamanan dari amukan massa. Sementara  Owner dan Panitia  lari menyelamatkan diri di lokasi seminar.

Terlihat Onwer diamankan oleh pihak Petugas Keamanan, guna untuk menghindari amukan massa.

Kepada wartawan Taufik salah satu warga Pontianak Timur mengatakan,  saya selaku anggota Dream For Freedom yang bergabung dengan bisnis ini tidak merasa dirugikan.  ” Kita hanya mempertanyakan bahwa intinya tidak sesuai dengan sistem, dari awal dikasih bonus pasif 1 % perhari. Sedangkan bonus aktif  pakai indek  sejak awal sesuai porsi dari member lagi ramai saya dapat 1,2 %, ternyata semakin lama terus menurun,”imbuh Taufik kesal. / Hendry Wjs

5 thoughts on “Seminar Dream For Freedom Ricuh

  1. saya mah pilihnabung aja 12rb /hr bisa buat pensiun tnpa resiko dan ada jmnan untuk ahli waris apabila bs mnjlankan bisnisnya kt dpt akan cpt untung dan apabila kt pasif kt tua akan beruntung,dan ini Bener Bener aman krn d lindungi oleh OJk,jika ada yg pingin th CAR anya slkn inbok

  2. Zaman gini masih ndak mau kerja keras…sdh banyak yg tertipu oleh investasi investasian…lebih baik usaha riil yg menyentuh banyak tenaga kerja…

Write a Reply or Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *