Sekolah Pastikan Tak Ada Kebocoran Soal UN

“Saat siswa melaksanakan ujian listrik sempat padam, Selain itu hari terakhir UN Siswa dilarang Konvoi”

Saat pelaksanaan Ujian Nasioanal./ foto : Mus/Postkotapontianak.com
Saat pelaksanaan Ujian Nasioanal./ foto : Mus/Postkotapontianak.com

POSTKOTAPONTIANAK.COM-SEKADAU – Hari terakhir pelaksanaan ujian nasional (UN) tingkat SMA dan SMK sederajat berlangsung lancar. Hanya saja, dibeberapa sekolah ada siswa yang tidak mengikuti UN lantaran telah mengundurkan diri mulai dari persoalan sakit hingga sudah menikah.

Tak hanya itu, isu tak sedap mengenai beredarnya kebocoran soal dan beredarnya kunci bahkan diinternet. Sekolah-sekolah yang ada di Sekadau memastikan tidak ada kebocoran soal pada saat UN berlangsung selama tiga hari.

Sumardi, Kepala SMA Karya Sekadau mengatakan, setidaknya ada tiga siswa yang tidak mengikuti UN. Namun, kata dia, tidak ikutnya siswa tersebut lantaran sudah mengundurkan diri.  “Ada berbagai persoalan yang membuat siswa tersebut tidak mengikuti UN, ya ada juga yang sudah menikah. Namun selama proses ujian berlangsung tidak ada kendala apapun,” ucapnya.

Selama proses UN berlangsung, sumardi juga mamastikan tidak ada kebocoran soal di sekolah yang dipimpinnya itu. “Selama saya memimpin tidak pernah terjadi kebocoran soal. Apalagi sudah ada try out, itu juga menjadi tolak ukur kemampuan siswa,” kata dia.

Mengenai target kelulusan, Sumardi berharap siswanya bisa lulus 100 persen. Hanya saja, kata dia, hal itu terlebih dahulu dilakukan rapat bersama dewan guru dan komite untuk menentukan kelulusan siswa.

“Akademis sudah pasti kemudian moral, siswa harus memiliki kepribadian yang baik. Penentuan kelulusan akan dirapatkan dengan komite dan dewan guru. Rapatlah yang menentukan, Kepala Sekolahpun tidak bisa intervensi,” ungkapnya.

Selain itu, kata Sumardi, pihaknya juga telah melarang siswanya untuk melakukan aksi konvoi, kebut-kebutan dan mencoret-coret baju. “Kami sudah sampaikan kepada siswa, jika memang ada yang melanggar bisa saja tidak lulus,” tukasnya.

Sementara itu, Yohanes Adi Suhadi, Kepala SMA Negeri 1 Sekadau mengatakan tidak ada kendala selama proses UN berlangsung. Tahun 2016, kata dia, sebanyak 170 siswa semuanya mengikuti UN. “Siswa hadir semua, tidak ada yang tidak masuk,” ujarnya saat ditemui, Rabu (6/4/2016).

Mengenai ada isu kebocoran soal selama proses UN berlangsung, Adi memastikan disekolah yang dipimpinya tersebut tidak terjadi kebocoran soal. Bahkan, kata dia, pihaknya telah mengimbau kepada siswa, terutama yang sering bermain facebook agar tidak mudah percaya dengan kunci jawaban yang beredar diinternet.

“Tentu kami berharap lulus 100 persen. Apalagi sekolah yang menentukan kelulusan siswa. Nanti (7/5) mendatang adalah penentuan kelulusan,” kata dia.

Dia pun tak berharap muluk-muluk, jika ada siswanya dapat meraih nilai UN tertinggi di Kabupaten Sekadau. Namun, kata dia, walaupun hanya peringkat kedua atau ketiga saja sudah cukup.

“Kalau ada siswa yang meraih nilai UN tertinggi, tentu akan diberikan reward, meskipun hanya berbentuk piagam saja,” tandasnya.

Terpisah, Abdul Rizal, Kepala SMA Negeri 2 Sekadau mengatakan, setidaknya ada dua siswa yang tidak mengikuti UN. Hal itu, lantaran siswanya telah mengundurkan diri karena sakit.

Mengenai kendala, Rizal mengatakan,saat ujian berlangsung listrik sempat padam pada saat listening.Namun, kata dia, pihaknya dapat mengantisipasi dengan menggunakan genset agar proses ujian tidak terganggu.

Mengenai adanya isu kebocoran soal dan beredarnya kunci jawaban UN. Rizal memastikan disekolah yang dipimpinnya tersebut tidak ada kebocoran soal. Bahkan, kata dia, pihaknya juga telah meminta para siswa agar tidak mudah percaya dengan bocoran soal yang beredar di internet.

“Kami berharap bisa lulus 100 persen. Tapi hasilnya menunggu rapat bersama nanti. Kami juga telah mengimbau kepada siswa agar tidak melakukan aksi coret-coret baju, terlebih kondisi serba sulit seperti saat ini,” pungkasnya. /Mus/PKP

Write a Reply or Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *