Sekjen LP2I TIPOKOR Kalbar : Ada Indikasi Penyelewengan Uang Milyaran Rupiah Pada Giat Proyek di Daerah Ini

(Singkawang) – Berdasarkan Laporan Masyarakat yang mengeluhkan tentang adanya kegiatan Pembangunan dan Peningkatan Jaringan Irigasi di Jalan Sombang, Kelurahan Sagatani, Kecamatan Singkawang Selatan, Kota Singkawang. Sekjen LP2I TIPOKOR Kalimantan Barat Joni, mendatangi lokasi dimana kegiatan pembangunan tersebut sampai saat ini masih dilaksanakan.
Dalam tinjanuan yang dilakukannya, dirinya menemukan adanya kejanggalan dan penyimbangan dalam proses pembangunan tersebut, mulai dari ukuran matrial yang digunakan, sampai dengan hasil pekerjaan yang baru beberapa persen di kerjakan.
“Bahan –bahan yang digunakan dari besi dalam spek ukuran 16 Melimeter Full dan 13 Melimeter full dalam proses pembuatan bentangan, ternyata ukuran besi yang digunakannya tidak sesuai dengan draft best take yang tercantum dalam dokumen,” ujar dia saat di temui. 
Dirinya mengungkapkan, matrial batu yang seharusnya didatangkan untuk pengecoran lantai dasar dengan ukuran 1 x 2 Centi Meter (Cm), tetapi kenyataan dilapangan, mereka menggunakan ukuran 3 x 5 Cm.
Selain itu, masih ada lagi hal yang lebih gila yaitu adanya oknum kontraktor sebagai pelaksana menggunakan  matrial yang ada dilokasi tersebut sebagai pembuatan lantai dasa (Cor Dekor), mulai dari pasir, batu, sampai dengan batang-batang pohon.
“Padahal proyek telah menelan anggaran millyaran rupiah, tetapi mengapa masih memanfaatkan matrial – matrial yang tidak memenuhi Standar Nasional Indonesia (SNI). Apakah dana millyaran yang sudah dikeluarkan, masih kurang, atau adanya permainan oknum dalam giat pembangunan ini,” ungkap dia.
Dirinya menilai, lemahnya pengawasan dari dinas- dinas terkait, dan konsultan pengawasan kegiatan tersebut menyebabkan adanya indikasi penyelewengan dalam proyek pembangunan yang dilaksanakan di Kelurahan Sagatani.
Dirinya berharap, tim investigasi yang berasal dari penegak hukum dapat sesegera mungkin untuk meninjau lokasi kegiatan proyek tersebut, agar mengungkap adanya indikasi penyelewengan pembangunan yang memakan dana milyaran rupiah, yang berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Singkawang.
“Jika ditemukan, cepat tindak dengan tegas oknum – oknum yang bermain dalam pelaksanaan proyek ini, agar tidak ada lagi penyalah gunaan uang negara yang digunakan untuk pembangunan,” pungkasnya.
 (Viky)
Foto Kegiatan Proyek di Jalan Sombang, Kelurahan Sagatani, Kecamatan Singkawang Selatan, Kota Singkawang / Viky / POSTKOTAPONTIANAK

Write a Reply or Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *