Sekda Buka Bimtek Manajemen Kepegawaian

www.postkotapontianak.com

SINTANG-18 September 2018. Yosepha Hasnah membuka Bimbingan Teknis Manajemen Kepegawaian dan Sosialisasi Perkantoran Elektronik dengan aplikasi berbasis website bagi PNS di Lingkungan Pemkab Sintang Tahun Anggaran 2018 di Aula Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kabupaten Sintang.

Saat ini jumlah ASN di Kabupaten Sintang ada 5. 869 orang sehingga jika dirasiokan dengan jumlah penduduk Kabupaten Sintang, maka satu ASN melayani 58 orang. Saya juga sepakat ASN harus dibekali kemampuan dan wawasan sesuai bidang kerjanya. Seluruh ASN harus ditambah wawasan  dan ditingkatkan sumber daya manusianya. Akurasi data saat ini terus dituntut untuk disajikan ASN. Tantangan berat ASN saat ini adalah sains dan teknologi informasi. Pemkab Sintang terus beradaptasi dengan kondisi saat ini dan juga mempelajari dan menguasai teknologi informasi sehingga keinginan untuk menjadi lembaga jaman now bisa diwujudkan” ungkap Yosepha Hasnah.

Dan memahami menguasai teknologi informasi juga memerlukan peralatan yang memadai. Sehingga tersedianya peralatan dan sarana juga penting dipenuhi. Saya percaya dengan bimbingan teknis ini, para ASN yang mengelola data kepegawaian semakin bertambah wawasan dan ilmu pengetahuan dalam mengelola dan memanajemen pegawai yang ada. Saya berharap hasil bimtek ini bisa diterapkan dengan benar di tempat kerja masing-masing. Jangan sampai selesai bimtek, lalu selesai semuanya atau tidak bisa diterapkan dengan baik di tempat kerja. Bimtek harus mampu membentuk ASN yang professional” pinta Sekda Sintang

Sementara Sekretaris Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kabupaten Sintang Ade Supardi menjelaskan bimbingan teknis diikuti oleh 70 Aparatur Sipil Negara di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Sintang yang memang mengelola kepegawaian. “untuk menambah ilmu dan wawasan para ASN, kami mengundang narasumber dari Kantor Regional Wilayah V Badan Kepegawaian Negara Republik Indonesia dan Tim dari Yogya Executive School. Bimtek dimaksudkan untuk meningkatkan kapasitas dan profesionalitas ASN pengelola kepegawaian. Kami ingin peserta semakin baik dalam mengelola dan manajemen kepegawaian. Dengan bimtek ini, kami ingin ASN semakin handal dan akuntabel, kompetensi semakin baik. Untuk itu pahami materi dengan baik dan nanti harus diaplikasikan dengan baik di tempat kerja” terang Ade Supardi.

(pewarta: Yefta LMB group)

Write a Reply or Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *