Sebanyak 511 Pegawai Diambil Alih Provinsi

SEKADAU ! POST KOTA PONTIANAK – Tercatat sebanyak 511 PNS dan non PNS Pemkab Sekadau diserahkan ke Provinsi, hal itu menerapkan sesuai dengan UU, dan akan diserahkan berdasarkan Undang-Undang 23 Tahun 2014 Tentang Pemerintahan Daerah, beberapa kewenangan diambil alih oleh Provinsi, diantaranya kehutanan, pertambangan, pendidikan yaitu SMA serta terminal. Kewenangan tersebut telah diserahkan dan kini dalam proses finalisasi.

Asisten I Bidang Administrasi Pemerintahan Setda Kabupaten, Adrianus Adrianto Gondokusumo./ mus
Asisten I Bidang Administrasi Pemerintahan Setda Kabupaten, Adrianus Adrianto Gondokusumo./ mus

Diungkap Asisten I Bidang Administrasi Pemerintahan Setda Kabupaten Sekadau, Adrianus Adrianto Gondokusumo peralihan kewenangan tersebut dalam proses finalisasi. Ia mengatakan penyerahan Personel, Pendanaan, Sarana dan Prasarana serta Dokumen (P3D) berdasarkan amanat Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014.

Ia mengatakan, dibidang pertambangan yakni kegiatan pembanguanan pembangkit listrik tenaga mikro hidro (PLTMH) juga ditarik oleh provinsi. Padahal, kata dia, pembangunan PLTMH telah banyak dilakukan oleh pemda.

“Kalau nanti diambil alih kewenangannya belum tentu akan dibangun lagi PLTMH. Nanti kehutanan juga tidak ada,terminal, lalu dibidang pendidikan khususnya SMA, mulai dari guru, gaji dan dokumen juga diambil alih provinsi, termasuk juga tenaga honornya,” ujarnya saat ditemui, pada Senin (20/6) diruangannya.

Adrianto mengatakan, sebanyak 511 personel yang akan dialihkan kepada provinsi berdasarkan status kepegawaiannya. Adapun 511 personel tersebut terdiri dari 200 PNS dan 311 non PNS.

Menurut Adrianto yang juga mantan Kadis Pertanian itu, dengan peralihan kewenangan tersebut mengurangi otonomi daerah. Ia menilai, harusnya dalam kebijakan tersebut yang paling diutamakan adalah program dan kualitasnya, misalnya kualitas pendidikan.

“Selain itu, pertambangan, Galian C dan PLTMH diambol alih. Harusnya PLTMH itu ditambah untuk membantu pasokan listrik, kalau ditarik tidak ada duitnya untuk membangun, kan kasian masyarakat,” pungkasnya.(mus)

Write a Reply or Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *