Sebanyak 35 TKA Tanpa Dilengkapi Visa Kerja Di PT. Conch

MEMPAWAH  – Kasus tenaga kerja asing (TKA) ilegal di Kalbar tak ada habisnya. Bahkan dampaknya tidak memberikan efek jera bagi para oknum yang mendatangkan dan mempekerjakan tenaga asing ke Kalbar. Terbukti, puluhan TKA asal Negara Cina diamankan oleh Dit.Pol.Air.Polda Kalbar di kawasan PT CONCH (perusahaan semen) di Desa Wajok, Kecamatan Siantan, Mempawah, Senin (2/10).

Kepala Divisi Keimigrasian Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Ham Kalbar, Achmad Samadan menegaskan, Kantor Imigrasi Pontianak terus melakukan pendalaman dan pengumpulan keterangan berkaitan ditemukannya lebih dari 40 Warga Negara Asing (WNA) asal Negara Cina ini, yang bekerja di PT CONCH.

“Kami menerima para TKA ini pada tanggal 2 Oktober 2017, dari Dit.Pol.Air Polda Kalbar, dan juga menerima langsung berkas perkaranya. Saat itu juga kami melakukan pengecekan terhadap para TKA itu, dan langsung kami limpahkan untuk di tahan pada Rindimin (Rumah Tahanan Emigrasi) Pontianak.”ungkapnya

Dia mengaku kasus pengawasan dan penanganan orang asing yang ditemukan oleh Dit Pol Air Polda Kalbar itu dilimpahkan ke Imigrasi. “Kasus ini ditangani oleh Kantor Imigrasi Kota Pontianak,” jelas Achmad.

Menurut Kadiv Imigrasi, berdasarkan data kepolisian, tercatat lebih dari 40 WNA. Setelah diperiksa, lima di antaranya memegang KITAS. Lima WNA itu diperkenankan kembali ke tempatnya bekerja. Sementara lainnya masih ditahan, diduga adanya kegiatan tidak sesuai dengan izin. “Karena menduga dokumen keimigrasian tidak lengkap, akhirnya diamankan, selanjutnya dibawa ke Mapolda,” jelas Achmad.

Hari ini sidang TİPİRİNG digelar dengan Hakim İbu Rini Masyitah, dengan mendengarkan kesaksian dari pihak Polda Kalbar, Emigrasi Provinsi dan Dit.Pol.Air Polda Kalbar, sebelum memberikan putusan kepada 35 orang TKA tersebut.

Hakim İbu Rini Masyitah, menjatuhkan hukuman denda sebesar Rp.10.000.000, dan jika para terdakwa tidak membayar denda maka akan dikenakan hukuman penjara selama 1 (satu) bulan.(ar1 LN). // Foto : ist //

Write a Reply or Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *