Sampaikan Aspirasi Sejumlah Petani Plasma Datang ke DPRD Sekadau

SEKADAU ! POSTKOTAPONTIANAK.COM-Sekitar 50 petani plasma PT Multi Prima Entakai (MPE) yang tergabung dari 12 KUD mendatangi kantor DPRD Sekadau, pada Selasa (6/10/2015). Para petani tersebut datang untuk menyampaikan beberapa aspirasi kepada pihak DPRD Sekadau.

Petani sawit datangi DPRD Sekadau./foto:ms
Petani sawit datangi DPRD Sekadau./foto:ms

Menurut koordinator massa Roni, para petani plasma PT MPE sudah tidak tahan lagi dengan kebijakan dari manajemen pabrik PT MPE yang membatasi kuota pasokan tandan buah segar milik petani plasma ke pabrik.

Kebijakan itu sendiri menurut petani mulai diberlakukan sejak tanggal 7 September lalu.

Para petani mengaku sudah sering berkoordinasi dengan manajemen pabrik, namun jawaban yang mereka terima kurang memuaskan. “Alasannya sedang krisis dan sulit akses keluar CPO. Alasan ini sangat tidak masuk akal,” ujarnya kepada sejumlah wartawan.

Ia mengatakan, biasanya masing-masing KUD mampu memasok TBS hingga 50 ton peretasi. Namun, setelah pihak pabrik memberlakukan pengurangan kuota, TBS yang dipasok menurun hingga 40 persen.

Terang saja hal itu berimplikasi buruk pada pengasilan petani. “Biasanya mampu 800 Ton setiap panen, sekarang tinggal 400 ton,” tutur Roni.

Ironisnya, manajemen pabrik yang membatasi kuota TBS dari kebun plasma. Sementara TBS dari kebun inti tetap normal seperti biasa. Tentu hal ini membuat petani merasa diperlakukan tidak adil. Tak hanya itu, manajemen pabrik juga memberi harga yang sama untuk TBS plasma dengan TBS milik pihak ketiga.

Padahal, para petani menilai kualitas TBS milik mereka jauh diatas pihak ketiga. “Kami minta diperlakukan secara adil. Sebab, inti dan plasma saling berkaitan. Kami minta TBS kami diprioritaskan,” desaknya.(mus)

Write a Reply or Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *