Saber Pungli Polda Kalbar Lakukan OTT Terhadap Anggota Koperasi Pelabuhan

POSTKOTAPONTIANAK.COM ! PONTIANAK – Operasi Sapu Bersih Pungli yang dibentuk oleh Gubernur Kalbar Sabtu (17/12), siang telah menangkap tangan 3 ( tiga) orang tersangka masing masing Jan buruh bongkar Muat pelabuhan, Ber Mandor Pelabuhan koperasi TKBM dan Jan alias War Mandor Pelabuhan Dwi Kora Pontianak.

( Foto Ilustrasi./Ist )
( Foto Ilustrasi./Ist )

Menurut Kabid Humas Polda Kalbar Kombes Pol Drs. SUHADI SW, M.Si, kasus tersebut berawal dari adanya informasi dari masyarakat bahwa di Pelabuhan Dwi Kora Pontianak sering terjadi pemerasan terhadap perusahaan jasa Ekspedisi muatan Kapal Laut oleh para Mandor di Pelabuhan Dwi Kora Pontianak dengan cara meminta sejumlah uang serta memaksa dengan kekerasan atau ancaman kekerasan dan apabila tidak diberi uang barang tidak bisa keluar dari Pelabuhan.

Kata Suhadi, mensikapi informasi tersebut Tim Saber Pungli Polda Kalbar dibawah Pimpinan AKBP Permadi bersama Tim melakukan monitoring dan pemantauan di wilayah Pelabuhan Dwi Kora Pontianak, pada hari Sabtu (17/12), sekitar pukul 12.30 di Warung Kopi Ahui Jalan Komodor Yos Sudarso Pontianak, ditemukan seorang yang mengaku bernama Jap Kuasa dari Perusahaan Importir PT.AD Sedang menyerahkan uang kepada Para Mandor.

Setelah dilakukan penangkapan dan pemeriksaan terhadap Jap bahwa pihaknya sebenarnya sudah membayar secara resmi kepada Pelindo sebesar 1.3 juta sebagai biaya bongkar muat dengan menggunakan Forklif tanpa menggunakan tenaga Buruh, namun oleh mandor masih diminta uang sejumlah Rp 4.887.500, uang pembayaran tersebut diberikan kepada Mandor agar Barangnya bisa keluar dari Pelabuhan jadi bukan untuk bongkar muat, ujarnya.

Berdasarkan hal tersebut Tim Saber Pungli langsung melakukan penangkapan terhadap beberapa buruh dan Mandor, termasuk melakukan pemeriksaan terhadap Ketua Koperasi TKBM Sdr. RP dan Staf Adm Sdri DW, jelas Suhadi.

Sementara itu dari pihak PT AR diperiksa Sdr Jap selaku Direktur dan IL selaku Bendahara PT.AR, keempatnya sampai saat ini masih berstatus sebagai SAKSI.

Sementara Tiga orang masing masing Yan, Ber dan Yan alias War sebagai tersangka dan saat ini diamankan di Polda Kalbar.

Kepada ketiga tersangka tersebut oleh Penyidik dikenakan pasal 368 ayat (1) KUHP dan Pasal 55 ayat (1) KUHP yang ancaman hukumannya diatas 5 tahun,pungkas Kabid Humas Polda Kalbar./HPK/(abePKP).

Write a Reply or Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *