Rutan Depok Beri Remisi Warga Binaan

POSTKOTAPONTIANAK.COM ! DEPOK – Kepala Rumah Tahanan Kota Depok Sohibur Rachman membenarkan, bahwa dalam perayaan Natal tahun ini pihaknya memberikan pengurangan masa pidana kepada warga binaan khusus yang beragama Nasrani.

Ilustrasi/ist
Ilustrasi/ist

“Jadi, sebanyak 62 warga binaan beragama Nasrani melakukan perayaan natal di gereja dalam rutan. Selain itu juga warga binaan tersebut mendapat remisi,” ujarnya kepada wartawan, Minggu (25/12), di lokasi.

Sohibur mengakui, bahwa pihak Rutan sengaja menghadirkan Pendeta first, Jon Manopo dari Gereja Anugraha Bentara Kasih (GABK) dari Jakarta.

“Jadi, semua kegiatan ini dibawah tanggung jawab oleh EF Christine Mariane selaku wakil gembala mitra dari Rutan Depok,” ucapnya.

Menurutnya, bahwa sebagai moment tahunan dalam perayaan Natal ini, pihaknya juga memberikan pengurangan masa tahanan (remisi) bagi warga binaan agama Nasrani. Artinya yang mendapat remisi, sebanyak 31 orang terbagi menjadi 15 warga binaan dikurangi massa pidana 15 hari dan 8 orang 1 bulan. Rata-rata yang mendapat remisi warga binaan kasus pencurian dan narkoba.

“Selain itu, perayaan Natal ini pihak Rutan juga memberikan kelonggaran bagi yang mau menjenguk diperbolehkan. Biasa pada hari minggu bagi yang mengunjungi warga binaan tidak boleh,” tutur Sohibur.

Ditempat yang sama, Wakil Gembala gereja Rutan, EF Christine Mariane berharap, bahwa dalam Natal kali ini, dapat hidup damai dan menjaga rasa toleransi dengan umat beragama lainnya. Selain itu juga, perayaan Natal kali ini juga ada dua warga binaan WNA Afrika yang ikut berbaur dengan binaan lainnya.

“Artinya, dua Warga Negara Asing berasal dari Afrika tersebut yang tadinya tidak bisa berbahasa Indonesia. Namun setelah berbaur kini dapat berkomunikasi dengan warga binaan lainnya, untuk menggunakan Bahasa Indonesia,” imbuhnya.(Faldi)

Write a Reply or Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *