Rupinus Tinjau Pelaksanaan UN

*1976 Siswa SMA dan SMK sederajat Mengikuti UN

Bupati Sekadau, Rupinus bersama Ketua DPRD Kabupaten Sekadau, Albertus Pinus tinjau langsung UN./ Mus/Postkotapontianak.com
Bupati Sekadau, Rupinus bersama Ketua DPRD Kabupaten Sekadau, Albertus Pinus tinjau langsung UN./ Mus/Postkotapontianak.com

POSTKOTAPONTIANAK.COM – SEKADAU !! Pelaksanaan ujian nasional (UN) serentak dilakukan pada, Senin (4/4/2016). Pelaksanaan hari pertama UN ini juga ditinjau langsung oleh Bupati Sekadau, Rupinus bersama Ketua DPRD Kabupaten Sekadau, Albertus Pinus dan Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Sekadau, Djemain Buhran ke sejumlah sekolah di Kota Sekadau seperti SMA Negeri 1 Sekadau dan SMK Amaliyah Sekadau.

Tak hanya itu, Wakil Bupati Sekadau, Aloysius juga melakukan peninjauan ke sejumlah sekolah yang ada di Kota Sekadau, yakni SMA Karya Sekadau dan SMK Negeri 1 Sekadau. Pelaksaan UN pada hari pertama inipun berjalan kondusif.

Sejumlah sekolah masih melakukan UN manual dan hanya satu sekolah saja, yakni SMK Amaliyah Sekadau yang menyelenggarakan ujian berbasis komputer (UNBK).

Disela kunjungan di SMK Amaliyah Sekadau, Djemain Burhan, Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Sekadau mengatakan khusus penyelenggaraan UNBK, dia juga khawatir dengan jaringan listrik. Pasalnya, kata dia, UNBK memiliki resiko tinggi yaitu padamnya listrik. “Kami meminta PLN tidak memadamkan listrik saat UN,” kata dia.

Meski tahun ini baru satu sekolah saja yang menyelenggarakan UNBK, Djemain berharap kedepan ada lagi sekolah yang mengadakan UNBK. Dikatakan dia, pelaksanaan UNBK dinilai lebih efisien, tingkat kecurangan sangat kecil.

“Saat ini sekolahlah yang menentukan kelulusan siswanya. Karena kelulusan ada pada pihak sekolah kami berharap nilainya semakin meningkat tanpa ada kecurangan,” ujarnya.

Mengenai jumlah peserta UN di Kabupaten Sekadau, Djemain mengatakan sebanyak 1.976 siswa SMA dan SMK sederajat yang mengikuti UN. “Siswa SMA sebanyak 1.473, Sekolah Menengah Teologi Kristen (SMTK) 13 orang dan SMK sebanyak 490 siswa,” tukasnya.

Sementara itu, Bupati Sekadau, Rupinus mengatakan, pelaksanaan UN di Kabupaten Sekadau berjalan dengan kondusif. Rupinus berharap pada pelaksanaan UN ini tidak ada kendala, seperti padamnya jaringan listrik yang dapat mengganggu siswa terutama penyelenggara UNBK.

“Harapannya tentu listrik tidak padam saat proses UN ini. Mudah-mudahan PLN bisa mengatasi semua kendalanya, jika listrik padam tentu akan sangat mengganggu para siswa terutama UNBK ini,” singkatnya.

Terpisah, Cecep Supartayuda, Kepala SMK Amaliyah Sekadau mengatakan, hari pertama UNBK disekolah yang dipimpinnya itu berjalan lancar. Dikatakan dia, penyelenggaraan UNBK tersebut dibagi menjadi tiga sesi.

“Hari pertama berjalan lancar. Harapannya tentu hingga usai UNBK ini tidak ada kendala apapun. Semua siswa kami mengikuti UNBK ini,” kata dia saat dihubungi melalui telepon seluler. /Mus

Write a Reply or Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *