RSUD Landak Harus Pertahankan Predikat Akreditasinya

Pj Bupati Landak, Jakius Sinyor, Direktur RSUD Landak ( Pius Edwin), Kadis Kesehatan (Magdalena Nurainy Sitinjak), ketua komisi C DPRD Landak (Cahya Tanus,), Ketua syukuran Akreditasi RSUD Kabupaten Landak (.Elvina Zora ), dalam acara syukuran akreditasi RSUD Landak, di RSUD Landak ,/ Dan
Pj Bupati Landak, Jakius Sinyor, Direktur RSUD Landak ( Pius Edwin), Kadis Kesehatan (Magdalena Nurainy Sitinjak), ketua komisi C DPRD Landak (Cahya Tanus,), Ketua syukuran Akreditasi RSUD Kabupaten Landak (.Elvina Zora ), dalam acara syukuran akreditasi RSUD Landak, di RSUD Landak ,/ Dan

NGABANG ! POSTKOTAPONTIANAK.COM – Pj Bupati, Ir Jakius Sinyor Kepada wartawan di Landak, Rabu, (16/11/2016), usai menghadiri syukuran RSUD Landak telah ter-akreditasi, mengatakan, “RSUD Landak harus mampu mempertahankan akreditasi yang telah didapatnya, dengan pertama agar pelayanan yang dibrikan kepada pasien semakin baik. Kita lihat RSUD ini masih baru, namun sudah mampu meraih akreditasi.  Jadi kita dukung. Kemudian masalah anggaran kita sesuaikan tergantung propsosal apa yang diperlukan tahun ini akan kita akomodir,”katanya.

 

Pj Bupati berharap kepada RSUD Landak yang sudah mendapat akreditasi, maka pelayanan diutamakan. Jangan sampai nanti ada keluhan dari masyarakat.

“Untuk sumber daya manusia sudah ada. Meski masih diperlukan, tentu juga perlu dukungan semua pihak, termasuk Dinas Kesehatan harus disingkronkan apa yang diprogramkan. Karena Puskemas di Landak juga wajib akreditasi,” ujar Jakius.

Direktur RSUD Landak dr Pius Edwin menegaskan, untuk akreditasi endingnya nantinya sampai paripurna. Ada 16 pokja yang harus dipenuhi. Sekarang baru 4 pokja yang sudah dilewati sehingga masih 11 pokja lagi.

“Memang semua kembali kepada anggaran. Selain itu kami mengejar akreditasi juga menjawab tantangan dari pihak komisi akreditasi rumah sakit. Saat rakerdakes pak gubernur Cornelis menantang karena di Kalbar belum semua rumah sakit terakreditasi,” kata Pius.

Selanjutnya, berkaitan pelayanan rumah sakit. Proses akreditasi berhubungan dengan  pelayanan, karena ada standar yang dibuat yang harus diikuti.

“Lalu kalau ada komplain dari masyarakat, juga ada alurnya, harus masuk di rumah sakit, bukan komplain di luar. Sehingga jika  menyampaikan sesuatu  bukan pada tempatnya tidak akan terjawab,” tegas Pius.

Kepala Dinas Kesehatan Landak, drg Magdalena Nurainy Sitinjak dalam kesan dan pesannya mengaku bahagia dengan ter-akreditasinya RSUD Kabupaten Landak. Pihaknya juga mengejar program Dinas Kesehatan untuk akreditasi 16 Pukesmas di Landak.

“Saya sangat bangga kepada seluruh jajaran RSUD Kabupaten Landak,  direktur sampai staf. Karena saya juga pernah menjadi direktur di RSUD Landak,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Komisi C DPRD Landak Cahya Tanus mengakui suatu kebanggaan bagi jajaran rumah sakit dan masyarakat. Karena Landak baru usia  17 tahun, tapi sudah bisa mengalahkan RSUD Lain di Kalimantan Barat.

“Beban semakin berat bagi rekan yang melaksnakan tugas, pengabdian sangat ditingkatkan. Kedepan rumah sakit agar  memberikan pelayanan terbaik untuk masyarakat Landak, karena gelar akreditasi diraih dengan sudah payah,” harap Tanus.

Pihak DPRD siap mendukung baik pikiran dan anggaran, karena untuk akreditasi suatu rumah sakit tentu membutuhkan anggaran. “Saya inginkan rumah sakit milik kita semua. Ada pasien yang kurang puas tetap dilayani dengam ramah. Karena karakter pasien macam macam. Terus jangan membedakan pelayanan,” tegas Tanus.

Ketua Akreditasi RSUD Kabupaten Landak dr. Elvina Zora Sp.PD mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung proses akreditasi RSUD Kabuapaten Landak yang sudah lulus perdana itu. (dan)

Write a Reply or Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *