Rindu Pemimpin Alternatif, Adhyaksa Dault Didaulat Sebagai Calon Gubernur DKI Jakarta

Mendaulat Adhyaksa Dault calon Gubernur dki Jakarta./ foto ; har
Mendaulat Adhyaksa Dault calon Gubernur dki Jakarta./ foto ; har

JAKARTA ! POSTKOTAPONTIANAK.COM-Kerinduan warga Ibu Kota terhadap pemimpin alternatif yang bisa mengelola Jakarta secara baik, bersih dan santun direspons secara cepat oleh ratusan tokoh publik dan masyarakat yang tergabung di dalam wadah “Forum Peduli Jakarta” (FPJ). Digelar di Ballroom Hotel Kartika Candra, FPJ mendaulat Adyaksa Dault sebagai Calon Gubernur DKI Jakarta 2017-2022.

Salah satu inisiator FPJ, KH. Wahfiuddin, menegaskan bahwa Masyarakat Indonesia, utamanya yang di Jakarta semakin matang dalam berdemokrasi dan sangat teliti memilih pemimpinnya. “Kami sangat menyadari perkembangan ini, karenanya popularitas bukan satu-satunya alasan kami meminta Adhyaksa Dault maju sebagai Gubernur DKI, tetapi juga rekam jejaknya sejak lahir hingga sekarang ini,” jelasnya.

Wahfiuddin menambahkan, acara di Hotel Kartika Candra pada hari ini bukanlah deklarasi calon Gubernur, namun lebih pada kegiatan apresiasi para tokoh dan warga Jakarta yang menginginkan Adhyaksa maju sebagai Calon Gubernur Jakarta 2017-2022. Acara bertema “Sinergi Tokoh, Sinergi Umat Mendaulat Adhyaksa Dault” diharapkan menarik dukungan untuk memilih Adhyaksa Dault.

Hadir dalam acara pendaulatan Forum Peduli Jakarta ini, antara lain, Marwah Daud Ibrahim, Yudi Latief, Hendardji Soepandji, Rahmat Gobel, Icuk Sugiarto, Cici Paramida, Tjatur Sapto Edi, Olivia Zaliyanti, Mukhlis Yusuf, Muhardi, Ustadz Sambo, dan tokoh-tokoh masyarakat lainnya. Dalam forum ini juga ditampilkan video dukungan dari: Anggito Abimanyu, Arifin Ilham, Dude Herlino, Yenny Rachman, Ustadz Erick Yusuf, Ustadz Zaitun, dan lain-lain.

Kenapa Adhyaksa Dault? Menurut Wahfiuddin, sosok Adhyaksa Dault adalah pemimpin alternative yang komplit sebagai pemimpin Gubernur DKI Jakarta. Selain memiliki rekam jejak yang bersih, Adhyaksa juga sosok yang bisa menjadi panutan dan contoh bagi generasi muda. Dan yang paling penting, sebagai mantan Ketua Umum KNPI an Menpora zaman Pak SBY, ia juga memiliki pengalaman organisasi dan birokasi tingkat nasional yang mumpuni.

Wahfiuddin mejelaskan bahwa Forum Peduli Jakarta berangkat dari komunitas para tokoh di grup media sosial www.salingsapa.com. Dan Nama Adhyaksa Dault muncul setelah diskusi panjang tentang kebutuhan pemimpin alternatif di Jakarta.

Komentar Tokoh

Rachmat Gobel: “Foto dan wajah Adhyaksa sudah sangat cocok jadi Gubernur DKI 1!”

Tjatur Sapto Edi: Saya berbahagia menjadi saksi untuk datangnya perubahan, terutama di Jakarta. Saya kenal ini orang ini (Adhyaksa), orang ini susah untuk menipu. Jauh dari kata pencitraan. Kita butuh pemimpin yang otentik, intan, di antara kita semua. Jangan ragu! Kita satukan barisan, kita kedepankan nurani. Saya bersaksi pemimpin yang otentik itu adalah Adhyaksa Dault.

Yudi Latief:Adhyaksa Dault memiliki kapasitas dan kualitas memimpin Jakarta. Adhyaksa memenuhi syarat yang dibutuhkan untuk memimpin Jakarta.

Hendardji: Pemimpin itu dicetak dan dilahirkan. Adhyaksa itu dilahirkan sebagai seorang pemimpin! Saya mendukung Adhyaksa mampu memimpin Jakarta…

Suswono (Mantan Menteri Pertanian): Semoga DKI dapat pemimpin yang seperti Umar bin Khattab. Tegas, lugas, beriman dan betul-betul melayani rakyatnya. Itulah Adhyaksa./hr/lq

Write a Reply or Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *