Rebut Orang Nomor Satu di Depok

Kader DPD Golkar Siap Balon Walkot

Juru bicara Golkar Poltak (Ist)
Juru bicara Golkar Poltak (Ist)

DEPOK, POSTKOTA PONTIANAK.COM-Setelah Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Golongan Karya (Golkar) Kota Depok  melakukan rapat pleno dengan Pengurus Kecamatan (PK) Golkar se-Kota Depok. Bahwa hasil kepastiannya didapat Ketua DPD Golkar Kota Depok Babai Suhaemi menjadi calon tunggal bakal calon Wali Kota Depok dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pemilukada) mendatang.

 ” Benar hasil dari rapat pleno yang dilakukan DPD menerima masukan tertulis dari seluruh PK Golkar,” demikian diterangkan oleh juru bicara DPD Golkar, Poltak Hutagaol, kepada wartawan kemarin, di Depok.

Dia menjelaskan, bahwa pengurus PK Golkar se-Kota Depok menghendaki Golkar hanya mencalonkan satu kader potensialnya menjadi calon wali kota. Mereka tidak ingin ada kader Golkar lain yang maju menjadi calon wali kota ataupun calon wali kota selain Babai Suhaemi. “Tekad mereka sudah bulat mendukung Babai menjadi calon wali kota. Sehingga kita sebagai pengurus DPD tinggal mewujudkan keinginan mereka,” jelas Poltak.

Sementara di tempat terpisah, Ketua DPD Golkar Babai Suhaemi mengaku siap menerima amanah yang diberikan seluruh PK Golkar. Buatnya, kepercayaan tersebut merupakan amanah yang harus dipikul dengan tanggung jawab besar. “Makanya Golkar tidak main-main dalam menghadapi Pemilukada mendatang,” ucapnya. Babai menerangkan, bahwa langkah pertama yang akan dilakukan yakni

membentuk tim 9 yang diisi para pengurus DPD. Adapun tugas tim ini adalah melakukan komunikasi dengan seluruh partai politik yang memiliki kursi di DPRD Kota Depok. Hasil komunikasi tersebut, kata dia, dikaji dan dievaluasi. “Apakah dirinya bisa menjadi wali kota atau wakil wali kota. Kajian tim lah yang nanti kita jadikan kebijakan,” terangnya.

Babai juga mengingatkan, bahwa tugas pertama tim adalah menyambangi DPC PDIP. Dimana, ungkapnya, telah terjadi pembicaraan sebelumnya dengan pertai tersebut. Kedua dengan Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra). Selanjutnya, Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Partai Amanat Nasional (PAN), Partai Demokrat (PD), Partai Persatuan Pembangunan (PPP), dan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). “Tim akan datang langsung ke kantor partai-partai tersebut,” imbuhnya. (Faldi/Sudrajat)

Write a Reply or Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *