Putra Asli Daerah Singkawang Teriakkan Rusaknya Saluran Pengairan Pertanian di Kawasannya

POSTKOTAPONTIANAK.COM

(Singkawang) – Sekjen LP2I TIPOKOR Kalimantan Barat Joni, mendatangi lokasi dimana terdapat banyaknya lahan pertanian yang dikeluhkan masyarakat karena sudah tidak berfungsi dengan baik.

Hal tersebut didapatkannya, berdasarkan keluhan masyarakat Kelurahan Sagatani, Kecamatan Singkawang Selatan, Kota Singkawang. yang mengeluhkan tentang banyaknya saluran pengairan pertanian tidak berfungsi dengan optimal.

Saat mendatangi lokasi tersebut, dirinya terkejut melihat kenyataan yang ada di lapangan, ternyata memang benar adanya kerusakan saluran pengairan pertanian, diwilayah tersebut.

“Mungkin ini sudah hampir 100 persen, kemungkinan yang perbandingannya, 90 persen sudah rusak, dan 10 persen masih berfungsi. Ini sungguh sangat di sayangkan sekali, mengapa tidak ada perhatian dari Pemerintah Setempat dan Pemerintah Pusat. Atau mendatangi masyarakat sekitar atau sekedar meninjau lokasi itu, untuk mengetahui tentang banyaknya kerusakan Saluran Pengairan Pertanian masyarakat Kelurahan Sagatani, Kecamatan Singkawang Selatan, Kota Singkawang,” ujar dia saat di konfirmasi.

Dirinya yang juga sebagai putra asli daerah Kota Singkawang menyebutkan, pertanian adalah penghasilan utama masyarakat wilayah Kelurahan Sagatani, sehingga dengan adanya kerusakan pada saluran pengairan pertanian, hal ini akan menyebabkan sulitnya para petani untuk bertani diladang mereka.

“Jadi hasil yang didapatkan para petani saat ini dalam bertahan hidup selama satu bulan sangatlah sulit, karena hanya bergantung pada curah hujan. Dan mereka terpaksa harus bekerja serabutan demi mencukupi kebutuhan keluargannya,” sebut dia.

Dirinya yang akrab dipanggil dengan nama John, berharap kepada Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat dan Pemerintah Kota Singkawang bisa menurunkan timnya, untuk meninjau lokasi dan menemukan kebenaran tentang adanya kerusakan saluran pengairan pertanian yang ada di wilayah Kelurahan Sagatani. Dan sesegera mungkin menindak lanjuti keluhan masyarakat sekitar.

“Pemkot Singkawangkan mempunyai Perda untuk ketahanan pangan yang selama ini belum terealisasi dengan maksimal, buktinya masih ada keluhan masyarakat yang hidupnya mengandalkan dari hasil pertanian. Selain itu masih banyak juga lahan tidur yang tidak di fungsikan, ini sungguh sangat di sayangkan sekali, padahal jika di fungsikan, mungkin lahan –lahan tersebut akan sangat banyak memberi manfaat bagi masyarakat setempat dan menambah PAD Pemkot Singkawang,” harap dia.

Ditambahkan salah satu tokoh masyarakat Kelurahan Sagatani Mursel Bala (68) mengungkapkan rasa kekecewaannya terhadap Pemerintah dan wakil – wakil rakyat yang ada diwilayahnya, karena tidak memperhatikan kondisi masyarakat dalam hal ini.

Dirinya mengaku , dengan usia yang hampir menanjak angka 70 tahaun, masyarakat ditempatnya belum pernah satu kalipun mendapatkan perbaikan saluran pengairan pertanian.

“Kalau pupuk pasti ada, paling hanya 25 kilo/KK, itupun lama datangnya, mungkin sekitar enam sampai dengan sembilan bulan. Setelah diterima, kami disini juga masih membeli lagi tambahan pupuk, karena pupuk yang diperbantukan masih kurang, atau tidak cukup untuk kebutuhan pertanian masyarakat,” ungkap dia

Dirinya berharap, kepada Pemkot Singkawang dan Pemprov Kalbar dapat memperhatikan kondisi pertanian masyarakat Kelurahan Sagatani Kecamatan Singkawang Selatan, Kota Singkawang.

“Bahan – bahan makanan dan barang – barang untuk keperluan pertanian serta untuk memenuhi kehidupan saat ini sudah mulai perlahan merangkak naik, tetapi kondisi pertanian masyarakat masih saja seperti ini, dengan hasil yang kurang. Kedepan bagaimana masyarakat bisa bertahan jika tak kerja serabutan. Sebagai salah satu masyarakat, saya ketuk hati Pemerintah dan wakil rakyat kami, untuk memperhatikan kehidupan masyarakat ditempat kami, karena pemerintah dan wakil rakyat juga berasal dari kami, yaitu masyarakat,” tutup dia dengan tangis tertahan.

(Viky)

Foto Saluran Pengiran Pengairan Yang Rusak dan Juga Momen Sekjen LP21 TIPIKOR Kalbar Saat Jumpai Masyarakat Jalan Sombang Rt/04, Kelurahan Sagatani, Kecamatan Singkawang Selatan, Kota Singkawang / Viky / POSTKOTAPONTIANAK

Write a Reply or Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *