Puluhan Warga Datangi PLN Sekadau, Terkait Lampu Sering mati, ini beritanya

Warga demo PLN Ranting Sekadau./ ms
Warga demo PLN Ranting Sekadau./ ms

SEKADAU ! POSTKOTAPONTIANAK.COM – Aksi unjuk rasa  Kantor PLN benar-benar telah dilakukan oleh masyarakat Desa Seberang Kapuas Kabupaten Sekadau, sorenya Ju’mat  (18-12-2015). Pasalnya, pelayanan PLN dinilai rugikan konsumen.

Dimana masyarakat menyampaikan aspirasi agar segera bebas dari krisis listrik yang telah berpeyt berakibat menyengsarakan warga Desa Seberang Kapuas selama ini.

Keluhan warga bukan tanpa alasan, banyak alat-alat elektorik yang rusak. Selain itu  pas waktu akan  menjalakan ibadah sholat Magrib dan Isya gelap, uangkap Syfarani HM Ketua Ikatan Pemuda Seberang Kapuas (IPDSK).

Menurutnya, selama tiga hari ini megalami mati total listrik disana, cetusnya kepada “Postkotapontianak.com” saat ditemui di hotel Vinca Borneo Sekadau usai  ujukrasa di kantor PLN.

Massa kembali mendatangi Perusahaan Listrik Negara (PLN) Ranting Sekadau untuk menuntut lampu sering Byarpet. Dalam aksi demo yang dilakukan warga dengan kondisi sering padam, tapi  sangat disayangkan pihak Manajer PLN tidak ada ditempat, jelas membuat warga kecewa.

Demo dilakukan  di depan kantor PLN Sekadau,  Jalan Merdeka Timur dekat simpang menuju terminal Lawang Kuari sekadau.  Warga juga komplain terhadap layanan PLN selama ini.

“Kami datang ke sini minta penjelasan dari PLN bagaimana kelanjutan dari kondisi yang sering mati lampu, kami merasa sangat kesal karena di tempat kami di seberang Kapuas sering mati lampu dari pagi hinga sore hari,”ujar Syafarani HM selaku koordinator demo di dalam orasinya.

Terlihat  pihak Keamanan berjaga-jaga guna mengamankan aksi tersebut dan  Kapolsek langsung turun.

Pihak PLN harusnya ada solusi lain terhadap seringnya mati lampu, kalau terus seperti ini tentu bisa membuat gaduh masyarakat. “Kami datang kesini kami minta kepastian dari PLN tentang  mati lampu, dan jika PLN tidak merealisasikan apa yang telah menjadi kekesalan masyarakat Seberang Kapuas dan sekitarnya kami akan membawa masa lebih banyak dari ini,” tegas  Syafarani.

selama ini alasan yang diberikan pihak PLN, seperti masalah pohon tumbang, kabel dililit pohon dan jaringan itu membuat Byarpet, tetapi itu telah dilakukan dan dampak dari itu semua masih saja tetap mati lampu, bahkan lebih sadis lagi mati lampu seharian dan itu sangat berdampak pada kehidupan masyarakat,”ucap  Syafarani

Ia menambahkan, sangat kecewa dengan tidak ada pihak manajer PLN hadir dalam demo terebut.  jika kita  hitung   wilayah yang mengeluh seperti  Tapang Sepati, Seberang Kapuas, Desa Semabi, Timpuk,  dan Landau Kodah.

Sementara itu, Manajer PLN Ranting Sekadau Dwija mengatakan, memang kondisi saat ini ganguan yang datang sangat tidak terduga. “Kendala kali ini sangat bertubi-tubi, daerah yang kemarin rawan seperti Simpang Empat Kayu Lapis.  Sedangkan kemarin ada laporan bahwa untuk  daerah Sengkabang Gonis Tekam juga mengalami gangguan listrik sering padam, ujarnya.

Ia sampaikan, dalam upaya yang bisa dilakukan PLN hanya pembersihan. “Yang kami lakukan memaksimalkan saja, dan itu dilakukan secara berporses hingga permasalahan bisa teratasi,” jelasnya.

Terkait adanya aksi yang dilakukan oleh warga kepada pihak PLN, tentu ini merupakan kekesalan  warga karena seringnya mati lampu. “Saya rasa pihak PLN itu tidak ada solusi lain yang lebih baik daripada yang sering disampaikan, jangan ada yang ditutupi karena ini menyangkut khalayak banyak,”ujar Amet warga Seberang kapuas Sekadau,

Menurutnya, selain belum ada solusi yang kongkrit dari PLN, alasan dari PLN juga sangat klasik dan tradisonal. “Karena kalau tidak jaringan pasti pohon liar, atau pohon tumbang dan lainnya. Saya berharap PLN bisa bagus dan memberikan Kenyamanan bagi masyarakati.(MS)/ PKP

Write a Reply or Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *