Puluhan Prajurit Batalyon Infanteri Hancurkan Separatis Bersenjata di Singkawang

Singkawang – Sebanyak 20 Prajurit Siswa Pendidikan Bintara Senjata Bantuan Batalyon Infanteri berhasil menghancurkan separatis bersenjata yang mengancam kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) di Wilayah Singkawang dan sekitarnya dengan menggunakan Senjata Mesin Sedang dan Senjata Mesin Berat serta menurunkan Senjata Mortir.

Penghancuran separatis bersenjata dilakukan dalam demonstrasi yang diperagakan saat acara penutupan pendidikan Bintara Senjata Bantuan Batalyon Infanteri di Lapangan Markas Komando Resimen Induk Daerah Militer (Makorindam) XII/Tanjungpura Singkawang.

Komandan Rindam XII/Tanjungpura Kolonel Infanteri Khairul Anwar Mandailing, S.H., M.Tr.(Han) merasa puas dan bangga menyaksikan demontrasi keterampilan mantan siswa yang mampu mengoperasionalkan dan menembak berbagai senjata bantuan seperti Mortir 60, Mortir 81 bahkan saat mendemontrasikan Senjata Lawan Tank (SLT) yang dapat menghancurkan kendaran lapis baja musuh, ungkapnya usai menyaksikan penampilan para mantan siswa di lapangan Makorindam, Selasa (5/12/2017).

Lanjut Komandan Rindam XII/Tanjungpura Kolonel Infanteri Khairul Anwar Mandailing menyampaikan, bahwa pendidikan Bintara Senjata Bantuan Batalyon Infanteri dilaksanakan selama dua bulan, dimulai pada 11 Oktober hingga 5 Desember 2017. Dilaksanakan di Rindam XII/Tanjungpura, tuturnya.

“Dengan berakhirnya pendidikan ini, nantinya para mantan Siswa dapat menjadi kader pelatih dan narasumber menembak senjata bantuan di setiap satuan masing masing”, harap Komandan Rindam XII/Tanjungpura Kolonel Infanteri Khairul Anwar.

Disela Penutupan pendidikan Bintara Senjata Bantuan Batalyon Infanteri, Komandan Rindam XII/Tanjungpura Kolonel Infanteri Khairul Anwar Mandailing, menerima kunjungan dua Siswa SLB Kalimantan Timur, Mustakim (27) dan Zainul Muttaqien (36)./( abePKP ).

Write a Reply or Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *