Proyek Siluman Muncul, Oknum RT Tarik Iuran Ke Warganya

POSTKOTAPONTIANAK.COM

( Foto dok PKP ).

( KUBU RAYA ) – Menjelang akhir tahun banyaknya proyek yang bermunculan untuk memperbaiki jalan yang sekitarnya sudah tidak layak untuk dilalui warga.

Dimana keterbukaan publik harus di utamakan agar masyarakat tahu bahwa ada proyek yang masuk. Selain dapat untuk mengawal dan mengetahui besarnya anggaran pekerjaan tersebut.

Seperti proyek perbaikan jalan rapat beton yang terletak di kompleks Bumi Batara 2, RT/RW 009/01, Desa Sei Raya Dalam Kec. Sei Raya Kab. Kubu Raya, yang belum lama sudah diselesaikan pekerjaannya. Herannya, proyek tersebut terkesan ditutup-tutupi, bagaimana tidak proyek rapat beton yang baru saja selesai pekerjaannya diduga tidak transparans.

Pasalnya, tidak tahu berapa besar anggaran proyek rabat beton tersebut yang di kerjakan, terkesan sama seperti proyek siluman dan lebih parahnya lagi Oknum RT setempat menarik iuran kepada warganya dengan besar dana bervariasi dari Rp. 750 ribu sampai Rp. 1,5 juta sampai dengan alasan untuk menambah lebarnya proyek tersebut dari empat meter menjadi enam meter.

Disinilah  muncul tanda tanya dari sebagian warga, kemana uangnya mengalir. Salah satu warga setempat yang enggan namanya disebutkan mengatakan, saya sangat keberatan dengan adanya penarikan iuran dari ketua RT.

Menurutnya, bahwa penarikan tersebut tidak ada musyawarah terlebih dahulu, baik dari soal iuran yang di bayar maupun sosialisasi dari perbaikan jalan ini, saya di sini aja bayar Rp. 1,5 juta, jelasnya seraya mengatakan ketua RT yang melakukan penarikan, sebenar nya saya keberatan tapi mau bagaimana lagi , saya kan tidak enak menolak karena permintaan ketua RT dengan alasan permintaan dari orang PU, jelas dia menirukan ucapan ketua RT tersebut. Kamis, ( 7/12/2017).

Ditempat terpisah Aswandi alias Aseng selaku ketua RT 00901, desa Sei Raya Dalam Kec. Sei Raya, saat ditemui ” Postkotapontianak.com ” membenarkan dengan ada pernarikan iuran tersebut kepada warganya.

Aseng menjelaskan, penarikan uang tersebut hanya untuk penambahan pelebaran jalan. Sedangkan bantuan dari pemerintah Kubu Raya yaitu PU hanya mengerjakan lebarnya 4 meter dan panjang nya 175 meter dan masih tersisa 1 meter kanan dan kiri.

Kata Aseng, demi untuk kenyamanan bersama sebagai RT melakukan penarikan sejumlah uang kepada warga dengan dana sebesar Rp. 750 ribu hingga Rp. 1.5 juta.

Lanjut Aseng, komplek tersebut dari tahun 2000 sampai tahun 2016 kondisi jalan komplek dilingkungannya sangat rusak dan sering terendam air pada saat hujan.

 Akhirnya pada tahun 2017 ini permohonan kami ke pemerintah kabupaten Kubu Raya untuk memperbaiki jalan komplek di kabulkan, jelas Ketua Rt.

Hanya saja jalan di cor hanya dari pemerintah lebarnya 4 meter dan panjang 175 meter. Sedangkan lebar jalan tersebut 6 meter jadi masih ada 1meter kiri dan kanan, kilahnya.

Hingga berita ini di turunkan pihak dinas PU Kubu Raya dan pelaksana pekerjan belom bisa di konfirmasi./(hn/redPKP).

Write a Reply or Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *