Press Release, Sikapi Fenomena Pejabat Maju Pilkada 2015

Thursday, 26 March 2015 13:11

Press Release

PERNYATAAN TERHADAP FENOMENA PEJABAT

DI LINGKUNGAN  PEMDA KABUPATEN SINTANG YANG

BERNIAT MAJU DALAM PILKADA KABUPATEN SINTANG

TAHUN 2015

Sehubungan dengan adanya beberapa Pejabat Di Lingkungan Pemerinah Kabupaten Sintang yang menyatakan siap maju sebagai Calon Bupati Dan Atau Wakil Bupati dalam Pilkada Kabupaten Sintang Tahun 2015 di beberapa media massa, bersama ini disampaikan hal-hal sebagai berikut:

  1. Karena Aparatur Sipil Negara (ASN) memiliki hak pilih dan dipilih dalam Pilkada, maka niat dan pernyataan  siap maju sebagai Calon Bupati Dan Atau Wakil Bupati dalam Pilkada Kabupaten Sintang tahun 2015 yang disampaikan oleh beberapa pejabat tersebut adalah hak pribadi yang harus dihormati semua pihak.
  2. Karena status mereka adalah Pejabat Di Lingkungan Pemerinah Kabupaten Sintang, maka niat dan pernyataan tersebut tidak boleh menganggu pelaksaan tugas pokok dan fungsinya SKPD masing-masing. Artinya, mereka harus bisa meletakan jabatannya dan niat untuk maju tersebut secara proporsional dan tidak menimbulkan benturan kepentingan satu dengan lainnya.
  3. Mereka yang berniat dan menyatakan siap maju dalam Pilkada 2015 tersebut harus memahami secara cermat dan utuh persyaratan yang tertera dalam UU ASN Nomor 5 tahun 2014. Dalam pasal 123 ditegaskan bahwa ASN yang mendaftarkan diri sebagai calon Bupati Dan Wakil Bupati Wajib mengundurkan diri secara tertulis sebagai ASN sejak pendaftaran calon dan tidak dapat ditarik kembali. Dengan demikian, mereka sudah harus memahami segala konsekwensi logis terhadap pilihan yang hendak mereka ambil tersebut.
  4. Dalam ketentuan yang ada dalam Undang-Undang Nomor 1 tahun 2015 Pilkada  dan Peraturan Pemerintah Nomor 53 tahun 2010 tentang Dispilin Pegawai Negeri Sipil disebutkan antara lain bahwa pegawai negeri sipil (PNS) dilarang terlibat dalam politik seperti kegiatan kampanye, menggunakan fasilitas yang terkait dengan jabatan dalam kegiatan pemilu dan lain-lain, maka mereka selaku Pejabat di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Sintang yang berniat maju dalam Pilkada 2015 tidak boleh mengiring atau mempengaruhi staf yang ada di SKPD masing-masing untuk melanggar netralitas politik tersebut.
  5. Guna mendukung persiapan dan pelaksanaan Pilkada Kabupaten Sintanng tahun 2015, dimintakan kepada seluruh ASN di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Sintang untuk dapat menciptakan suasana yang aman, damai dan kondusif sehingga tercipta Pilkada yang berkualitas dan demokratsi di Kabupaten Sintang.

Demikian pernyataan ini disampaikan untuk dapat menjadi perhatian seluruh Pejabat dan staf di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sintang.

                                            SEKRETARIS DAERAH

                                      Dra. YOSEPHA HASNAH, M.Si

Thursday, 26 March 2015 13:11

 

Press Release
PERNYATAAN TERHADAP FENOMENA PEJABAT
DI LINGKUNGAN PEMDA KABUPATEN SINTANG YANG
BERNIAT MAJU DALAM PILKADA KABUPATEN SINTANG
TAHUN 2015

Sehubungan dengan adanya beberapa Pejabat Di Lingkungan Pemerinah Kabupaten Sintang yang menyatakan siap maju sebagai Calon Bupati Dan Atau Wakil Bupati dalam Pilkada Kabupaten Sintang Tahun 2015 di beberapa media massa, bersama ini disampaikan hal-hal sebagai berikut:

1. Karena Aparatur Sipil Negara (ASN) memiliki hak pilih dan dipilih dalam Pilkada, maka niat dan pernyataan siap maju sebagai Calon Bupati Dan Atau Wakil Bupati dalam Pilkada Kabupaten Sintang tahun 2015 yang disampaikan oleh beberapa pejabat tersebut adalah hak pribadi yang harus dihormati semua pihak.

2. Karena status mereka adalah Pejabat Di Lingkungan Pemerinah Kabupaten Sintang, maka niat dan pernyataan tersebut tidak boleh menganggu pelaksaan tugas pokok dan fungsinya SKPD masing-masing. Artinya, mereka harus bisa meletakan jabatannya dan niat untuk maju tersebut secara proporsional dan tidak menimbulkan benturan kepentingan satu dengan lainnya.

3. Mereka yang berniat dan menyatakan siap maju dalam Pilkada 2015 tersebut harus memahami secara cermat dan utuh persyaratan yang tertera dalam UU ASN Nomor 5 tahun 2014. Dalam pasal 123 ditegaskan bahwa ASN yang mendaftarkan diri sebagai calon Bupati Dan Wakil Bupati Wajib mengundurkan diri secara tertulis sebagai ASN sejak pendaftaran calon dan tidak dapat ditarik kembali. Dengan demikian, mereka sudah harus memahami segala konsekwensi logis terhadap pilihan yang hendak mereka ambil tersebut.

4. Dalam ketentuan yang ada dalam Undang-Undang Nomor 1 tahun 2015 Pilkada dan Peraturan Pemerintah Nomor 53 tahun 2010 tentang Dispilin Pegawai Negeri Sipil disebutkan antara lain bahwa pegawai negeri sipil (PNS) dilarang terlibat dalam politik seperti kegiatan kampanye, menggunakan fasilitas yang terkait dengan jabatan dalam kegiatan pemilu dan lain-lain, maka mereka selaku Pejabat di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Sintang yang berniat maju dalam Pilkada 2015 tidak boleh mengiring atau mempengaruhi staf yang ada di SKPD masing-masing untuk melanggar netralitas politik tersebut.

5. Guna mendukung persiapan dan pelaksanaan Pilkada Kabupaten Sintanng tahun 2015, dimintakan kepada seluruh ASN di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Sintang untuk dapat menciptakan suasana yang aman, damai dan kondusif sehingga tercipta Pilkada yang berkualitas dan demokratsi di Kabupaten Sintang.
Demikian pernyataan ini disampaikan untuk dapat menjadi perhatian seluruh Pejabat dan staf di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sintang.

SEKRETARIS DAERAH

Dra. YOSEPHA HASNAH, M.Si

Write a Reply or Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *