Pratu Alex Prajurit Satgas Pamtas Yonif 312/KH Bantu Mengajar di Perbatasan

PUTUSSIBAU ! POSTKOTAPONTIANAK.COM – Satgas Pamtas RI – Malaysia Yonif 312/KH di bawah Komando operasi Kodam XII/Tanjungpura dalam melaksanakan tugas pokoknya tidak terlepas dari Program Binter, dimana Pembinaan Teritorial merupakan tugas utama sejajar dengan pertempuran.   Salah satu yang menonjol dalam bidang Binter yang sudah diterapkan di seluruh jajaran Satgas Yonif 312/KH diantaranya adalah tenaga pendidik (Gadik)/ mengajar di Sekolah-sekolah binaan.

Kondisi daerah perbatasan di Kalimantan Barat, khususnya infrastruktur pendidikan masih sangat terbatas dan masih kekurangan Gadik. Hal ini menjadi tantangan tersendiri bagi Satgas Pamtas Yonif 312/KH dalam pelaksanaan tugas operasi pengamanan perbatasan dengan menyiapkan tenaga pendidik untuk membantu mengajar di Sekolah-sekolah yang masih kekurangan Gadik.

Satu dari beberapa anggota Satgas Pamtas Yonif 312/KH yang tidak lepas dari kegiatan Gadik dan selalu aktif membantu mengajar di Sekolah yaitu Pratu Alex Gunawan, Jabatan Tajurlis Simin Kima Yonif 312/KH. Setiap hari Pratu Alex Gunawan berkecimpung di dunia pendidikan selama kurun waktu 9 bulan berjalan masa penugasan, membantu mengajar di SDN 01 Senaning, Kecamatan Senaning Kabupaten Sintang Kalimantan Barat.  Dengan semangat pengabdian yang tinggi dan berjuang tanpa pamrih, penuh dengan sukarela tanpa mengharapkan imbalan itulah niat yang selalu tertanam.

Perjalanan yang cukup jauh ditempuh dengan berjalan kaki mengingat keterbatasan sarana kendaraan.   Pratu Alex membantu mengajar  dengan mata pelajaran Bahasa Inggris, Bahasa Indonesia dan Penjas (PJOK), karena jumlah Guru/Gadik yang ada di Sekolah tersebut masih kurang hanya berjumlah 7 orang.

Menurut pengalamannya selama berbaur dengan murid banyak suka dan  duka serta haru atas keadaan yang ada, banyak sarana prasarana yang belum memadahi dan kondisi murid yang memprihatinkan.   Akan tetapi dengan jiwa disiplin yang dimilikinya dia mampu membangkitkan semangat dan  antusias para muridnya dan tidak ditampiknya bahwa banyak murid yang mengatakan senang diajar sama bapak tentara.     Menurut pengakuan para murid bahwa bapak tentara lebih kreatif, mereka tidak menyangka  ternyata ada tentara yang bisa mengajar, karena setahunya mereka bahwa tentara itu untuk perang ujarnya.

Sementara itu, pengakuan dari Dansatgas Pamtas Yonif 312/KH Letnan Kolonel Inf Yusuf Rizal, bahwa Tim Gadik Satgas Yonif 312/KH sudah disiapkan secara dini sebelum pratugas dengan harapan mampu membantu di bidang pendidikan, disamping melaksanakan tugas pokoknya.   “Dari  29 Pos yang tergelar di sepanjang perbatasan Kalimantan Barat, hampir seluruhnya melaksanakan pengabdian sebagai Gadik di Sekolah-sekolah binaan, hanya beberapa Pos saja karena memang jauh dari perkampungan”, paparnya, Sabtu (29/10/2016) kemarin./DD/LK

Write a Reply or Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *