Pradi Buka Festival Perahu Naga

Pemkot Segera Perhatikan Prasarananya

DEPOK ! POSTKOTAPONTIANAK.COM -Wakil Walikota Depok Pradi Supriatna membuka Festival serta melihat langsung perlombaan Perahu Naga ke-2 yang diselenggarakan Pengcab Persatuan Olahraha Dayung Indonesia (Podsi) Kota Depok bersama Dinas Pemuda, Olahraga, Pariwisata. Seni dan Budata (Disporaparsenibud) Kota Depok, di Setu Rawa Besar atau Setu Lio, Depok, Jabar.

“Ini rahmat Allah Swt yang luar biasa bagi Kota Depok. Sebab Kota Depok memiliki sebanyak 22 setu dengan luas sekitar 25 hektar. Jadi bayangkan berapa dana yang harus dikeluarkan Pemkot Depok bila harus membangun setu sebanyak itu. Selain itu, jika setu itu dimanfaatkan secara maksimal akan menjadi kawasan wisata yang luar biasa,” imbuhnya kemarin di lokasi.

Menurutnya, bahwa festival Perahu Naga tersebut yang kedua kalinya diadakan, kini diikuti atlet dayung dari Kabupaten Tangerang, DKI Jakarta, Bogor, Sukabumi dan Cimahi. Jadi saya merasa kaget karena Podsi Kota Depok belum punya sarana seperti perahu. kayak dan kano. Padahal sudah ada atlet dayung dari Kota Depok yang tampil di Sea Games.

“Insya Allah tahun 2017, sebelum Porda, perahu. kayak dan kano sudah bisa kita wujudkan. Artinya Pemkot akan membantu penyediaan perahu, kayak dan kano yang akan digunanakan atlet dayung Kota Depok. Minimal membantu mengawal anggaran pengadaan sarana olahraha dayung,” tutur Pradi.

Pradi menegaskan, bahwa pihaknya bersama walikota tetap berhati-hati dalam pengadaan sarana dan prasarana. Dalam usia yang ke-17, Kota Depok masih banyak kekurangan fasilitas. “Oleh karena itu, semua ada mekanismenyaa, jadi kita tidak mau tabrak-tabrak aturan, karena pengawas banyak sekali,” tandas orang nomor dua di Kota Depok itu.

Ditempat yang sama, Ketua Pengcab Podsi Kota Depok, Sariyo Sabeni membenarkan, bahawa Situ Lio dimanfaatkan sebagai tempat latihan atlet dayung. “Karena dianggap cukup layak, maka dari itu kami berharap semua pihak bisa membantu merawat situ agar tidak menjadi tempat pembuangan sampah,” ujar Sariyo.

Sementara itu, Ketua Pembina Podsi Depok Yeti Wulandari menerangkan, bahwa banyaknya situ menjadi sumber daya alam yang luar biasa bagi Kota Depok. Tinggal bagaimana memanfaatkannya sebagai kegiatan yang positif. “Kalau sekarang Festival Perahu Naga bagu tingkat Kota Depok, meskipun pesertanya sudah ada yang dari DKI, Bogor, Tangerang, Cimahi dan Tangerang Selatan, kita ingin suatu saat Depok menjadi tempat pelaksanaan Festival Perahu Naga tingkat provinsi, kemudian menjadi tingkat nasional,” terang Wakil Ketua DPRD Kota Depok itu.

Sebelumnya, Ketua KONI Kota Depok Amri Yursa melaporkan, atlet dayung Depok membutuhkan banyak sekali perahu, kayak dan kano. Apalagi Depok punya atlet nasional, yakni Kanti yang kini bekerja di Pemkot Kota Depok, yang bisa memberi motivasi atlet dayung yang lain di Depok. “Oleh karena itu, nanti pada acara Porda 2018, Depok harus berjaya dalam olahraga dayung. karena Depok punya 22 situ yang sangat potensial dikembangkan sebagai sarana olahraha air. khususnya dayung,” pungkasnya.(Faldi/Sudrajat)  //foto : Walikota Depok./Ist//

Write a Reply or Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *