PPK Akui Ambruknya Proyek Intake Sudah Ditangani Polres Mempawah

Usut Dugaan Penyimpangan Proyek Intake PDAM Mempawah : ” Kata Trisna Jaya Dirut PDAM Mempawah Anggaran 4 Milyar, Sementara Ari Kariyono Mengatakan 2 Milayar”

Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), Bidang Pembangunan Proyek Air Bersih, Kantor Balai Sungai Wilayah Kalimantan I, Ari Kariyono./ foto : Hen Wjs
Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), Bidang Pembangunan Proyek Air Bersih, Kantor Balai Sungai Wilayah Kalimantan I, Ari Kariyono./ foto : Hen Wjs

PONTIANAK   ! POSTKOTAPONTIANAK.COM — Terkait ambruknya proyek pembangunan jaringan pemanfaatan air / rehabilitasi intake (turab beton) yang menggunakan dana APBN murni hingga kini menuai pertanyaan besar, pasalnya proyek yang dikerjakan dengan anggaran milyaran tersebut terkesan asal jadi dengan mutu kualitas yang rendah.

Ditemui diruang kerjanya Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), Bidang Pembangunan Proyek Air Bersih, Kantor Balai Sungai Wilayah Kalimantan I, Ari Kariyono mengatakan ambruknya proyek intake PDAM Kabupaten Mempawah masih dalam masa pengerjaan dan imbas dari ambruknya pekerjaan dihentikan sementara sampai menunggu hasil uji laboratorium.

“Jadi dalam proyek itu ada tanah yang di luar perhitungan kami dan jika ditinjau secara kontruksi  memang sudah sesuai dalam hitungan. Tapi dalam permasalahan ambruknya pekerjaan itu kami akan bertanggungjawab, ” kata Ari saat ditemui postkotapontianak.com diruang kerjanya, Selasa (4/10/16).

Dikatakan Ari, imbas dari ambruknya proyek tersebut sudah ditangani oleh pihak Polres Mempawah dan hingga kini masih dalam tahap penyelidikan. Namun ketika disinggung mengenai besaran  anggaran dalam proyek tersebut dan terkait tidak adanya papan nama pekerjaan, dengan rancuh Ari menjawab anggaran proyek tersebut kurang lebih 2 milyar.

“Ya, semua kita serahkan kepada pihak kepolisian yang sudah menangani persoalan ini. Untuk anggaran kalau saya tidak salah sekitar 2 milyar, ” ucap Ari, seorang Pejabat Pembuat Komitmen yang tidak tau anggaran proyek saat ini yang sedang ditanganinya.

Dirut PDAM Mempawah, H. Trisna Jaya,/ WA/Ist
Dirut PDAM Mempawah, H. Trisna Jaya,/ WA/Ist

Ditempat terpisah perbedaan nilai anggaran muncul dari pernyataan  Direktur PDAM Kabupaten Mempawah, Trisna Jaya saat kepada postkotapontianak.com mengatakan, dengan tegas pihaknya tidak terlibat langsung proyek Intake PDAM, namun sejauh ini PDAM Mempawah hanya dalam batas pemberitahuan saja dari pihak yang bertangjawab menangani proyek tersebut. Serta menunjuk satu (1) orang pengawas dari PDAM Mempawah.

“Untuk anggaran yang saya ketahui sekitar Rp. 4 milyar. Namun untuk persoalan robohnya intake ini saya tidak mengetahui penyebabnya, karena selama pekerjaan dilaksanakan pihak pelaksana/kontraktor tidak pernah berkoordinasi dengan kami, ” jelas Trisna. */(hen./D1N.Pkp)

Bangunan Intake PDAM Roboh./ dok PKP
Bangunan Intake PDAM Roboh./ dok PKP

Write a Reply or Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *