Pontren Darul Hikmah Ngabang Kembangkan Kompetensi Keterampilan

MH. Misbah. AH, S.PdI./ dan
MH. Misbah. AH, S.PdI./ dan

NGABANG ! POSTKOTAPONTIANAK.COM – Pembina Pondok Pasantren (Pontren) Darul Hikmah Selojeng Dusun Tungkul Desa Hilir Kantor Kecamatan Ngabang, MH. Misbah.AH, S.PdI, belum lama ini menyakinkan bahwa Pontren yang diasuhnya akan mampu bersaing dengan lembaga pendidikan lainnya dalam mencerdaskan kehidupan bangsa. Belum lama ini Pontren telah mengundang petinggi Pemerintah Kabupaten Landak dalam acara tabligh akbar, termasuk diantaranya dihadiri anggota DPR RI, Karolin Magret Natasa, juga dihadiri para penggelut dunia pendidikan baik dari Pasantern maupun dari universitas.

Menurut MH. Misbah. AH. Pontren Darul Hikmah telah 3 kali menghasilkan kelulusan. Santri yang mondok di Darul Hikmah ada yang sudah  masuk Perguruan Tinggi, ada yang dapat beasiswa. Pontren yang dibangun di atas tanah 2 hektar dibangun tahun 2009, dengan fasilitas yang di miliki, ruang belajar, lapangan olah raga, kantor, asrama putra putri, rumah guru, lahan berpraktek usaha pertanian, ternak, perikanan, dengan tenaga pengajar 7 orang . “ Santri yang mondok di Pontern ini, disamping belajar agama,  kita biasakan hidup mandiri dengan mengerjakan berbagai kegiatan seperti, bengkel, pertanian, pertenakan, tukang. Ini  maksudya agar santri begitu keluar dari pendidikan di Pontren Darul Hikmah tidak bingun lagi , karena mereka telah terbiasa hidup mandiri, dan sudah dibekali dengan ketrampilan, ” terang Misbah.

Terkait masalah yang sama, sekretaris Yayasan Pontren Darul Hikmah Ngabang, Triyanto mengatakan pondok pesantren bukan hanya sebagai sarana belajar agama saja, tetapi harus dibekali dengan keterampilan secara mandiri agar dalam melangsungkan kehidupannya dimasa yang akan datang para santri tidak bingung ketika sudah terjun di tengah masyarakat.

Ponpes Darul Hikmah Ngabang sebagai salah satu Pontren yang ada di Ngabang, saat ini mengembangkan kompetensi dari sisi keterampilan.

“Karena bagaimana pun bekal keterampilan bagi anak sangat penting. Mereka tidak monoton hanya bergelut pada soal agama saja, tetapi diharapkan aspek skil keduniawian dalam usaha mempertahankan hidup juga perlu diperhatikan oleh Pontren,” jelasnya.

Menurut Triyono, Pontren yang dibina oleh Ustadz MH. Misbah. AH, S.PdI, telah memberikan banyak keterampilan kepada anak-anak asuhnya diantaranya yakni keterampilan membuat teralis dan praktik bengkel. Sejauh ini produk yang sudah ada diantaranya yakni teralis besi untuk jendela dan sebagainya.
Ke depan Pontren dengan basis keterampilan seperti ini perlu dikembangkan sebagai upaya menciptakan lapangan kerja baru agar tidak tergantung kepada Pemerintah saja.

“Saat ini santrinya berasal daerah Sanggau dan daerah Ngabang serta sekitarnya. Ada sekitar 60 orang santri yang sedang dilakukan pembinaan. Pontren sudah memiliki asrama putra dan putri. Dengan adanya asrama santri menjadi terpokus dalam belajarnya.  Pembangunan gedung seperti kelas dan asrama menjadi prioritas kami dalam melakukan pengembangan Pontren yang lebih modern,” terang Tri. (dan)

Write a Reply or Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *